Warga masyarakat Desa karang benda melaksanakan sholat Istisqo di sawah yang kekeringan

Pangandaran Banyumas pos 12/10/2019. Di musim.kemarau yang panjang ini masyarakat Desa karang benda sangat kekurangan air. Rumput-rumput semua mengering kena teriknya Matahari daun-daunpun berguguran. Hingga masyarakat sangat kesusahan dalam mencari rumput buat ternak sapi dan kambing. Bahkan salah satu warga yang mencari rumput buat hewan ternaknya harus merogoh kocek lebih dalam. Mencari rumput sampai ke Patimuan Cilacap dengan jarak tempuh 50 km dengan cara patungan dengan teman-temanya bawa mobil pix up tutur amil misbah yang puya ternak sapi dan domba. Maka dengan ke prihatinan MUI Desa karang benda dan tokoh- tokoh Ulama sepakat untuk mengadakan solat istisqo. Warga dari peloksok kampung se Desa karang benda Kecamatan parigi berdatangan ke lokasi pelaksanaan solat istisqo tersebut. Sekitar 500 jama’ah dengan khidmatnya mendengarkan tausiyah dari amil misbah. Dalam tausiyah tersebut mengajak pada jama’ahnya untuk banyak-banyaklah bersyukur pada Allah SWT dan tabah dalam menjalani ujianya seperti sekarang ini. Yang seharusnya menurut perhitungan sudah memasuki musim hujan tapi teryata masih kemarau. Ini semua merupakan ujian dari Allah SWT. Dan semua ini bisa juga karena prilaku dan perbuatan kita semua banyak melakukan dosa yang tidak terasa setiap hari di lakukan. Ini semua bisa menutupi hal itu semua maka mari kita banyak- banyak bertobat pada Allah SWT. Dengan banyak bertobat dan bersyukur dengan nikmat yang telah di berikan oleh Allah SWT. Juga dalam ceramahnya mengajarkan tata cara pelaksanaan solat istisqo tersebut. Setelah selasai tausyah langsung di laksanakan solat istisqo sebagai imam sholat istisqo KH. Udin nawawi sebagai Red juga mengkonfirmasi Ketua MUI Desa karang benda Kyai apandi mengucapkan banyak terimakasih sekali pada masyarakat Desa karang benda yang sudah peduli menyisihkan waktunya melaksanakan sholat istisqo. Dengan penuh harapan do’a-do’a dari seluruh jama’ah ini di kobulkan oleh Allah SWT hingga bisa segera turun hujan untuk ke makmuran semua umat. Dan dalam sambutanya juga mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk menyumbangkan harata pikiran dan tenaganya untuk pembangunan gedung PCNU Kabupaten Pangandaran mengingat dan memimbang masyarakat Desa karang benda semuanya warga NU.maka siapa lagi yang mau membangun gedung NU kalau bukan warga NU. Warga di minta iuran bambu 2 batang/keluaraga. Kita cuman di minta bambu tapi para tokoh NU yang ada di jajaran PCNU Pangandaran yang sudah berjuang mencari lokasi untuk gedung PCNU Pangandaran. Dengan Rahmat Allah SWT Bupati Pangandaran H . Jeje Wiradinata menghibahkan sebidang tanah untuk pembangunan gedung NU tersebut. Dan di terima oleh Ketua PCNU Pangandaran KH. Fauzan Aziz M yang sudah memperjuangkan untuk gedung NU. Juga menyampaikan dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN ) dengan sebutan Resolusi Jihad. Maka mengajak kepada semua warga Indobesia berhak mempertahankan kedaulatan negara menjaga kerukunan dan menjaga NKRI dari orang yang mau menghancurkan Indonesia baik secara halus ataupun dengan secara radikalisme. Maka dari itu kepada semua Ansor dan Banser sebagai benteng agama dan ulama juga mitranya aparat yang siap membantu menjaga NKRI. HSN yang akan di laksanakan pada tgl 22 oktober 2019 mendatang dan akan di awali kegiatan HSN muali dari tgl 17 oktober 2019 dengan kunjungan PCNU ke semua MWC NU se Kabupaten Pangandaran dan ke semua Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Pangandaran tuturnya. Dalam acara sholat istisqo tampak hadir calon kepala desa karang benda di antaranya Toyo Hartoyo. Djayusman. Dodi Ardiaman. Indik Siswaya. dan Kasih Senja (red Umar H)

Berita Terkait

Leave a Comment