Tips Sehat dengan Mengelola Stres

img 20200326 wa0002
Teh Hijau Membantu Menurunkan Stres. Sumber gambar: China/Alison Bailey,dkk. 2009 h.147

Tips Sehat dengan Mengelola Stres

Social distancing dan Work from Home (WFH) telah diberlakukan di Indonesia mulai pertengahan Maret 2020. Hal ini sebagai akibat adanya pandemi Covid 19. Kebijakan ini diambil agar Covid 19 tidak semakin mewabah.

Di sekolah-sekolah, pengajaran dengan tatap muka langsung juga diganti dengan pembelajaran online. Hal ini ternyata menimbulkan stres banyak pihak. Mulai dari para guru, murid dan bahkan orang tua/wali murid.

Stres merupakan respon tubuh ketika menanggapi tuntutan lingkungan yang berbeda. Tuntutan itu bisa berasal dari tempat kerja, sekolah, keluarga, masyarakat, dan lingkungan.

Berita baiknya, pada tingkatan tertentu, stres dibutuhkan agar seseorang selalu bersemangat untuk menjalani kehidupan. Stres pada tahapan tertentu juga diperlukan sehingga seseorang selalu termotivasi untuk berprestasi.

Stres jenis ini disebut dengan stres positif. Stres yang positif memiliki ciri-ciri sebagai berikut. Ketika stres melanda, seseorang justru menjadi lebih fokus dan kinerjanya semakin meningkat. Stres positif biasanya berjangka pendek (tidak berlarut-larut), dan masih dalam batas kemampuan diri seseorang.

Para psikoneuroimunolog telah mengadakan penelitian dan hasilnya membuktikan bahwa kecemasan, depresi, kemarahan, dan stres yang dialami seseorang akan melemahkan imun. Imun atau sistem kekebalan tubuh merupakan sistem pertahanan manusia terhadap semua infeksi dari molekul asing. Imun juga merupakan sistem pertahanan tubuh manusia dari serangan berbagai mikroorganisme seperti bakteri dan virus.

Sistem kekebalan tubuh diibaratkan seperti prajurit. Seorang prajurit yang bagus tentunya akan disiplin, teratur, dan bekerja keras melindungi tubuh dari berbagai serangan dari luar tubuh. Dengan demikian sistem kekebalan tubuh atau imun yang bagus sangat diperlukan untuk menangkal segala macam bakteri dan virus termasuk Covid 19.

Imun seseorang dapat menjadi tidak bagus (lemah) karena adanya stres negatif. Adapun ciri stres negatif diantaranya adalah stres tersebut menyebabkan kecemasan atau kekhawatiran, terasa tidak menyenangkan, dan menimbulkan rasa sedih. Stres negatif dapat berjangka pendek maupun panjang. Stres negatif juga akan mengurangi kinerja seseorang serta dapat menimbulkan masalah fisik dan mental. Beragam penyakit yang dapat muncul akibat stres negatif diantaranya adalah tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kanker, insomnia, kecemasan, depresi, dan gangguan syaraf.

Karena sistem imun sangat dipengaruhi oleh stres, maka tentunya kita harus pandai mengelola stres agar imun dalam tubuh kita tetap bagus. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan agar stres yang kita alami menjadi stres yang positif sehingga imun kita bagus. Buatlah jadwal yang jelas dan jangan menunda-nunda untuk menyelesaikan tugas, terutama tugas-tugas di kantor atau di sekolah. Penuhi kebutuhan tubuh akan istirahat dan tidur. Konsumsi makanan secara seimbang. Lakukan juga olahraga secara rutin. Sebaiknya olahraga dilakukan tanpa menetapkan sasaran yang harus diperoleh.

Bila kita mengalami kegagalan, misalnya gagal memenuhi deadline penyerahan tugas, terimalah sebagai sebuah pelajaran. Jangan diulangi lagi, karena akan menambah beban pekerjaan dan pikiran.

Sadarilah bahwa kita adalah manusia yang berharga di hadapan Allah meskipun mungkin di hadapan manusia kita dipandang sebelah mata. Berdoa lah kepada Allah agar kita selalu selalu sehat dan dapat mengambil sisi positif dari setiap kejadian yang kita alami.

Efek negatif stres dapat diminimalisir dengan minum teh hijau. Penelitian di Jepang yang dilakukan terhadap 42.000 orang berusia 40 tahun ke atas menunjukkan hasil risiko stres menurun hingga 20% setelah rutin mengonsumsi 5 cangkir teh hijau. Teh mengandung L-theanine yang memiliki efek relaksasi pada otak.

Efektivitas teh dapat berkurang bila cara mengonsumsinya tidak tepat. Berikut tips minum teh hijau yang benar. Biarkan teh hijau larut dalam 10 menit, baru diminum. Minumlah ketika teh masih hangat. Jangan mencampur susu dengan teh hijau karena susu dapat menetralisasi efek teh hijau (susu membuat khasiat teh hijau dalam menurunkan tingkat stres menjadi berkurang). Hindari minum teh hijau setelah makan karena dapat mengurangi penyerapan zat besi di dalam usus.

#

*Prieharti, berkarya di Pondok Pesantren Modern Zam Zam Cilongok

Referensi:

1)Tetap Sehat Setelah Usia 40/Salma, 2014.

2)The Miracle of Smile/Vincent Khansa, 2013.

3)Tertawalah Biar Sehat!/As’adi Muhammad, 2011.

Next Post

Pemuda Ormas Desa Cingebul Dalam Menanggulangi Wabah Covid 19 Bersihakn Tempat-tempat Umum.

Kam Mar 26 , 2020
Pemuda Ormas Desa Cingebul Dalam Menanggulangi Wabah Covid 19 Bersihakn […]
img 20200326 wa0021