Tips Sehat dengan Kaempferia galanga, Linn.

img 20200605 wa0000

Kaempferia galangal, Linn. dalam bahasa Indonesia dan Jawa disebut dengan kencur. Kencur memiliki banyak sekali kegunaan. Selain dapat dimakan langsung sebagai lalapan mentah, kencur dapat dicampurkan pada beras yang akan ditanak sehingga menimbulkan variasi rasa nasi yang berbeda. Rimpang kencur bisa digunakan untuk menambah sedap masakan yaitu sebagai pelengkap bumbu, contohnya untuk membuat bumbu pecel, urap, kerupuk, gado-gado, sop, dan lain sebagainya. Kencur juga memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dikarenakan beragam jenis industri mulai dari industri jamu, industri rokok, industri makanan dan minuman membutuhkan kencur dalam proses pengolahan atau pembuatannya.
Kencur memiliki nama yang berbeda-beda berdasarkan daerahnya. Orang Sunda menyebut kencur dengan cikur, di Aceh disebut ceuko atau tekur, di Karo dinamakan kaciwer, sedangkan orang Madura menyebutnya kencor . Di Bali kencur lazim disebut dengan cekuh, sedangkan orang Sasak menyebut kencur dengan sekuh atau sekur. Orang Maluku menyebut kencur dengan umpa sedangkan di Sumba kencur disebut dengan cekir.
Berdasarkan tipe daunnya, terdapat dua jenis kencur yaitu kencur berdaun lebar dan kencur berdaun sempit. Kencur daun lebar paling banyak ditanam para petani. Daunnya lebar-lebar dan besar (hampir bundar) dengan tangkai daun yang relatif pendek. Tanaman yang berasal dari India ini mudah tumbuh di Indonesia. Kencur dapat tumbuh subur di atas media tanah yang gembur, subur dan sedikit berpasir. Penambahan pupuk kandang atau kompos sangat dianjurkan agar tanahnya tetap subur. Selain ditanam di atas tanah langsung, kencur juga dapat tumbuh dengan baik di dalam pot. Sebaiknya kencur di tanam di tempat terbuka yang mendapatkan sinar matahari penuh. Kencur yang ditanam di tempat yang terlindung justru hanya akan menghasilkan daun-daun saja.
Tanaman kencur diperbanyak secara vegetatif yaitu dengan rimpang-rimpangnya. Pilih rimpang yang sudah cukup tua tetapi masih segar. Rimpang dapat langsung ditanam. Dari rimpang tersebut akan tumbuh tunas. Sebelum ditanam di tanah, rimpang segar disimpan terlebih dahulu di gudang selama sekitar 1 – 2 minggu agar mengeluarkan tunas. Setelah tunas tumbuh sepanjang 2 – 3 cm baru dipindahtanamkan ke kebun atau pot yang sudah disiapkan.
Rimpang kencur mengandung minyak atsiri, asam cinnamik, etil ester dan penta dekaan serta sineol, paraeumarin, asam anisic, gom, zat pati dan mineral. Kandungan kimia dalam tanaman kencur tersebut sangat berguna untuk menghilangkan kelelahan, memperlancar haid dan juga dapat menyembuhkan beragam penyakit seperti batuk, radang lambung, masuk angin, sakit kepala, diare dan radang telinga.
Untuk mengatasi diare caranya yaitu dengan memarut dua rimpang kencur sebesar ibu jari yang sudah dicuci bersih. Tambahkan sedikit garam dan satu cangkir air hangat. Peras dan saring campuran kencur, garam dan air hangat tadi lalu oleskan pada perut sebagai bedak. Lakukan sampai sembuh. Bagi penderita radang lambung cobalah mengobatinya dengan cara dua rimpang kencur dikupas kulitnya sampai bersih. Kunyah kencur tersebut hingga lembut lalu telan airnya sedangkan ampasnya dibuang. Selanjutnya minumlah satu gelas air. Ulangi beberapa kali hingga sembuh.
Kencur juga dapat digunakan untuk mengatasi batuk. Caranya ambil kencur secukupnya, cuci dan kupas hingga bersih kemudian diparut. Peras dan saring airnya lalu tambahan satu sendok makan madu murni. Minumlah 2 – 3 kali sehari secara rutin hingga sembuh. Bila mengalami keseleo cara mengatasinya yaitu ambil kencur secukupnya lalu kupas. Ambil beras secukupnya. Kedua bahan dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan air secukupnya dan oleskan pada bagian yang keseleo.
Untuk mengatasi sakit kepala bagian tanaman kencur yang digunakan adalah daunnya. Caranya yaitu sebagai berikut, ambil daun kencur 2 lembar, tumbuk halus lalu tempelkan pada dahi dan sekitar bagian kepala. Lakukan beberapa kali hingga sembuh.
Adapun untuk menghilangkan kelelahan caranya yaitu ambil kencur secukupnya. Kupas kencur, tambahkan dua sendok makan beras, dan satu buah cabe merah. Semua bahan digoreng tanpa minyak hingga berwarna kuning. Selanjutnya rebuslah bahan-bahan tadi menggunakan 500 cc air hingga mendidih dan tersisa 250 cc. Dinginkan air rebusan tadi lalu saringlah terlebih dahulu sebelum meminumnya. Lakukan setiap kali merasakan kelelahan yang amat sangat. Biasanya lelah akan segera hilang dan badan menjadi lebih bugar.
#
*Prieharti, berkarya di PPM Zam-Zam Cilongok, Banyumas
Referensi:
1) Herbal Nusantara/Ibunda Suparmi dan Ari Wulandari, 2012.
2) Kencur/Rahmat Rukmana, 2004.
3) Therapy Herbal Back to Nature/Aditya Bagus P dan Firzatullah Dwiko R, 2013.
4) https://id.wikipedia.org/wiki/Kencur
5) https://sartikaherbal.com/tanaman-obat/26-kencur

Next Post

Puluhan Warga Banyumas Kembali Jalani Sidang Tipiring

Jum Jun 5 , 2020
  BANYUMAS – Bantumas Pos Empat puluh delapan orang kembali […]
img 20200605 wa0028