Tips Sehat dengan Aloe vera L

Tips Sehat dengan Aloe vera L

img 20201113 wa0001
Gambar: Aloe vera L
Sumber gambar: Intensif Budidaya Lidah Buaya (Jamal Arifin, 2015)

Aloe vera L atau lidah buaya merupakan tanaman yang berasal dari benua Afrika. Lidah buaya ditemukan pertama kali pada tahun 1500 SM dan diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar abad ke–17 dibawa oleh seorang petani keturunan Cina. Tanaman berduri di bagian pinggir daunnya ini akan tumbuh subur di daerah yang cukup sinar matahari, tanahnya mengandung humus dan bercampur pasir. Sebagai tanaman sukulen (banyak mengandung air), lidah buaya tidak cocok ditanam pada tempat yang tergenang air karena batang dan daunnya dapat membusuk
Lidah buaya telah dikenal berabad silam memiliki khasiat sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam amino, mineral, vitamin, polisakarida, dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Seiring kemajuan teknologi, pemanfaatan lidah buaya bertambah tidak hanya sebagai bahan baku industri farmasi, kimia, dan kosmetika, tetapi digunakan juga sebagai bahan makanan dan minuman.
Meskipun memiliki banyak khasiat namun lidah buaya tidak dianjurkan dikonsumsi dalam jumlah banyak dan dalam jangka panjang, Hal ini dikarenakan konsumsi lidah buaya yang tidak sesuai dosis akan dapat menimbulkan reaksi seperti alergi, diare, dan kram. Cara mengetahui alergi lidah buaya yaitu dengan mengoleskan sedikit cairan lidah buaya murni (tidak dicampur dengan bahan lain) di telinga bagian belakang. Bila telinga menjadi terasa gatal-gatal dan sedikit perih, itu tanda orang tersebut alergi lidah buaya sehingga tidak dianjurkan menggunakan lidah buaya baik untuk dikonsumsi (dimakan/minum) maupun untuk perawatan tubuh bagian luar.
Konsumsi lidah buaya dalam jangka waktu satu tahun atau lebih dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Kanker kolorektal adalah kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon). Pada orang dengan kondisi tertentu seperti penderita diabetes tidak dianjurkan mengonsumsi lidah buaya tanpa pengawasan dokter karena kandungan lidah buaya yang dapat menurunkan gula darah. Wanita hamil juga tidak dianjurkan menggunakan lidah buaya karena dapat meningkatkan resiko kontraksi uterus (rahim).
Berikut cara memanfaatkan lidah buaya untuk mengatasi sembelit. Ambil ½ lembar daun lidah buaya, buang durinya, cuci bersih lalu kupas kulitnya. Ambil daging buahnya yang berupa gel. Cincang gel lalu tambahkan ½ cangkir air panas dan gula secukupnya. Minum ramuan ini sehari 3 kali hingga tidak sembelit lagi.
Untuk mengatasi wasir atau ambeien ambil ½ daun lidah buaya, buang durinya lalu cuci bersih dan parut. Tambahkan ½ cangkir air matang dan 2 sendok makan madu. Aduk rata kemudian saring. Minumlah ramuan ini sehari 3 kali hingga sembuh.
Rambut yang subur dapat dicoba dengan menggunakan daun lidah buaya segar secukupnya lalu cuci bersih. Belah dan ambil bagian dalam daun lidah buaya (gel) kemudian gosok-gosokkan ke kulit kepala. Bungkuslah rambut dengan kain dan diamkan semalaman baru kemudian dicuci keesokan harinya. Lakukan setiap hari selama 3 bulan agar memperoleh hasil yang memuaskan. Sedangkan untuk mengatasi rambut rontok ambil daging lidah buaya, daun waru muda dan daun mangkok secukupnya. Tumbuk ketiga bahan tadi hingga halus kemudian tambahkan minyak kemiri. Oleskan ramuan tadi pada kulit kepala. Diamkan beberapa saat (lebih lama lebih baik) lalu bilas atau keramas dengan air bersih.
Untuk perawatan kulit berminyak, ambil gel atau daging lidah buaya kemudian haluskan (bisa dengan cara diblender) lalu tambahkan tepung beras secukupnya. Oleskan pada wajah dan leher dengan gerakan mulai dari bawah ke atas. Hindari area mata. Biarkan 30 menit lalu bilas dengan air bersih.
Kulit wajah keriput dapat menurunkan rasa percaya diri, oleh karena itu coba atasi dengan memanfaatkan gel lidah buaya dan oleskan pada kulit wajah. Diamkan beberapa saat, kemudian bilas dengan air bersih. Lidah buaya memiliki zat yang dapat merangsang pertumbuhan elastin dan kolagen sehingga bermanfaat membuat kulit menjadi terlihat lebih muda dan segar. Gunakan teratur agar mendapat hasil yang diinginkan. Lidah buaya juga dapat digunakan untuk meringankan sakit akibat panas sengatan sinar matahari dan membantu menyembuhkan lepuh akibat gigitan serangga. Caranya dengan menempelkan gel lidah buaya pada area yang sakit atau terkena gigitan serangga.
#
*Prieharti, berkarya di PPM Zam Zam Cilongok, Banyumas
Referensi:
1) Aneka Tanaman Obat dan Khasiatnya/Arif Fauzi – Media Pressindo, 2017.
2) Intensif Budidaya Lidah Buaya/Jamal Arifin- Pustaka Baru, 2015.
3) Sehat Tanpa Dokter dengan Ramuan Herbal/Winkanda SP – Citra Media, 2013.
4) Herbal Toga/S. Tony Pranata – Aksara Sukses, 2014
5) Aneka Daun Berkhasiat Obat/Dini N Nuraini – Gava Media, 2014

 

Next Post

SATRES NARKOBA POLRES CIANJUR GREBEG RUMAH BANDAR MIRAS OPLOSAN

Jum Nov 13 , 2020
CIANJUR – Banyumaspos.com Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur berhasil menciduk […]
img 20201113 wa0037