TERSANGKA PENCABULAN ANAK DIBAWAH UMUR DIBEKUK UNIT RESKRIM POLSEK CAMPAKA

img 20200924 wa0050

CIANJUR – Banyumas Pos

Adalah JJ (55) warga Kampung Cigaruguy Rt. 002/006 Desa dan kec. Campaka Mulya Kabupaten Cianjur, kini meringkuk di sel tahanan Mapolsek Campaka,setelah dilaporkan oleh tetangganya Nandang Bin Ahmad (44) warga Kampung Cigaruguy Rt. 002/006 Desa dan kec. Campaka Mulya Kabupaten Cianjur.

JJ dilaporkan atas tuduhan pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial RY (15). Dalam laporan surat bernomor : Lp/ B/ 22 / IX / 2020 / jabar / Res Cianjur/ sek Campaka, tanggal 23 September 2020.

Menurut informasi tertulis yang dihimpun Banyumaspos.com dari Kapolsek Campaka AKP.Tio menyebutkan bahwa kejadian pencabulan terjadi pada tanggal 16 september 2020 di Kampung Cigaruguy Rt. 002/006 Desa dan kecamatan Campaka Mulya Kabupaten Cianjur.

img 20200924 wa0047

Adapun kronologi kejadiannya, pada hari rabu tanggal 16/09/20, Korban RY(15) menceritakan kejadian yang telah terjadi sekitar pukul 16.00 wib, kepada bapak kandungnya Nandang bin Ahmad(pelapor).

Menurut pengakuan Korban RY(15) tersangka pelaku JJ dengan sengaja meminjamkan HP androidnya kepada korban, yang berisikan film porno, korbanpun disuruh untuk menonton film tersebut,tersangka menyuruh korban untuk menonton di kamar, dan kakek bejad mulai melakukan aksinya , diam diam.si kakek JJ masuk ke dalam kamar dan mulai menggerayangi korban yang sudah terangsang oleh film porno yang ditontonnya.dan pencabulan dilakukan JJ kepada korban RY.

Mendengar pengakuan anaknya, Nandang pun segera melaporkan kejadian yang telah dialami putrinya ke Mapolsek Campaka,anggota unit Reskrim Polsek Campaka bergerak cepat mengecek TKP, dan segera membawa korban ke RSUD untuk dilakukan Visum,setelah dilakukan penyelidikan Tersangka JJ (55) pun segera di ringkus dirumahnya.dan dibawa ke sel Tahanan Mapolsek Campaka.

img 20200924 wa0048

Dari tersangka disita satu buah HP android sebagai barang bukti, Tersangka terancam pasal Pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76 e UU no.17 tahun 2016 tentang peraturan pemerintah pengganti undang undang no 1 tahun 2016 atas perubahan kedua UU no 23 tahun 2002 tentang undang undang perlindungan anak menjadi undang undang, dengan ancaman kurungan pidana maksimal selama 15 tahun(taufik winata)

Next Post

Koramil 11/Karangmoncol Kodim 0702/Purbalingga Giat Medampingi Rapid tes Covid 19.

Kam Sep 24 , 2020
Purbalingga Banyumas Pos 23/09/2020, untuk mencegah penularan covid 19 Puskesmas […]
img 20200924 wa0007