Tak Pakai Masker, Push Up

 

Tambak (Banyumas Pos).

Warga yang terjaring razia dalam operasi masker di wilayah Kecamatan Tambak tidak hanya mengisi surat pernyataan. Pelanggar juga mendapatkan bonus berupa push up.

img 20200603 182814

 

Push up diperuntukan khusus bagi warga berjenis kelamin laki-laki di bawah usia 40 tahun. Tindakan Tim Gabungan Operasi Masker tersebut dalam rangka memberi kesan pada pelanggar.

Proses operasi gabungan yang dipimpin langsung oleh Danramil 12 Tambak Kapten Cba Ahmad Mansur, Polsek Tambak dan Pemerintah Kecamatan Tambak itu di luar dugaan. Diprediksi, pelanggar akan berkelit untuk push up. Sebaliknya, pelanggar senang hati melakukan.

“Warga yang terjaring razia kooperatif untuk push up. Justru mereka senang, karena katanya sekaligus bisa olah raga, jadi sehat. Agar pelanggar selalu ingat pernah push up akibat tidak menggunakan masker di luar rumah,” tutur Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka S.I.K melalui Kapolsek Tambak AKP Sitowati, S.H, Rabu (3/6).

img 20200603 wa0043

Razia digelar di dua titik di Desa Buniayu. Pertama di area Pasar Desa Buniayu, wilayah perbatasan Kebumen. Titik kedua, di ruas jalan kabupaten. Adapun sasaran pengguna jalan baik roda dua maupun ronda empat, tukang becak serta pengayuh sepeda atau pejalan kaki yang tidak memakai masker.

Dari operasi wajib bermasker tersebut, sedikitnya 23 orang melanggar Surat Bupati Banyumas nomor 440/1123/2020. Sebanyak 231 orang dan 353 kendaraan diperiksa dalam razia.

img 20200603 wa0045

Operasi penertiban wajib menggunakan masker dilaksanakan dalam rangka upaya pencegahan dan penyebaran wabah virus Covid-19 di wilayah Kecamatan Tambak.
” Jelas Kapolsek.

(Kusaeri Humas  /Warto)

Next Post

Kinerja Terbaik Jelang New Normal sistem

Kam Jun 4 , 2020
  Banyumas, Banyumas Pos- Kombes Pol Whisnu Caraka S.I.K terlihat […]
img 20200604 wa0007