SSB Indonesia Muda Kroya Cetak Pemain muda berbakat dan Berkarakter

Kroya (Banyumas pos)

Antusiasme masyarakat akan olah raga sepak bola sangatlah luar biasa,ini terbukti dari mulai pertandingan antar kampung sampai Liga Indonesia selalu di sesaki para penonton, khususnya ketika PSCS Cilacap bertanding para suporter fanatiknya selalu membanjiri Stadion dimanapun pertandingan itu digelar, sebagai Tim kebanggaan warga Cilacap, PSCS Cilacap selalu dinanti kemenangannya di setiap pertandingan. Namun ada sedikit ganjalan di hati Rusdianto yang mana para pemain PSCS Cilacap itu tidak adanya putra asli Cilacap sebagai pemain inti, ini menunjukan kurangnya pembibitan pemain pemain muda di wilayah Cilacap, untuk itulah SSB Indonesia Muda Kroya terus melakukan pembibitan dan pembinaan secara konsisten sehingga harapannya suatu saat bisa muncul para pemain PSCS Cilacap dari putra asli daerah Cilacap itu sendiri.

Sekolah Sepak Bola (SSB) Indonesia Muda Kroya berdiri sejak 29 November 1997 (SK Komda PSSI Jateng) dan menjadi satu satunya SSB di Kabupaten Cilacap pada saat itu, dimulai dengan 60 siswa binaan SSB Indonesia Muda Kroya masih konsisten berdiri sampai sekarang, kini SSB Indonesia Muda Kroya mempunyai siswa binaan 150 siswa dan sudah banyak mencetak pemain pemain muda berbakat yang diantara siswanya sudah ada yang di rekrut Timnas U 14 PSSI yaitu Herliano dan Ezha dan keduanya sekarang ada di TC Semarang.
Adalah Rusdianto pimpinan SSB Indonesia Muda Kroya dari semenjak berdiri tahun 1997 sampai sekarang, dengan di dampingi lima tenaga pelatih diantaranya Taufik Faturohman(Pelatih Utama) dan Jamaludin.Ashari,Kurniawan,Nur Murtomo dan Mohamad Riyan (Assisten Pelatih) SSB Indonesia Muda membina siswa dari mulai usia 8 – 17 tahun,terbagi dalam kelas sesuai dengan masing masing usia, dan mempunyai program unggulan yaitu diantaranya Festival yang mana para siswa diseleksi untuk dikirim ke berbagai kejuaraan lingkup daerah maupun nasional juga terkadang ikut di kejuaraan yang diikuti tim dari negara lain seperti Malaysia dan Brasil, seperti yang akan diikuti SSB Indonesia Muda Kroya di kejuaraan internasional di Serpong Tanggerang di bulan Juli 2019. Dan ketika diadakannya POPDA kebanyakan siswa SSB Indonesia Muda Kroya menjadi pemain inti untuk masing masing sekolahnya.

“ Prestasi itu hanyalah Bonus yang terpenting anak yang kita bina menjadi lebih baik”ungkap Rusdianto, aturan di SSB Indonesia Muda Kroya menerapkan kedisiplinan yang ketat sehingga para siswa khususnya para siswa muda bisa membiasakan diri dengan kedisiplinan sehingga bisa membentuk pemain pemain muda yang berkarakter,”tambahnya.
Harapan kami kepada Pemerintah Daerah Cilacap juga Kemenpora Kabupaten Cilacap untuk bisa lebih di perhatikan dalam hal pembinaan dan pembibitan, Fasilitasi kami dengan metode metode latihan dan infrastruktur lapangan yg lebih baik sehingga kedepannya akan ada banyak calon bintang sepak bola dari wilayah cilacap yang bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Cilacap, khususnya bisa tampil menjadi tim inti PSCS Cilacap yang siap mengibarkan kejayaan persepakbolaan di Kabupaten Cilacap (Red.Kims)

Berita Terkait

Leave a Comment