Seorang Warga Bojonegoro, Dilaporkan Tenggelam Di Sungai Bengawan Solo

img 20201029 095723
BojonegoroBanyumaspos.com

Pencarian terhadap seorang laki -laki korban tenggelam yang belum diketahui indentitasnya ( Mr X ), yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo yang berada antara Desa Sranak Kecamatan Trucuk dan Kelurahan Ledok Kulon Kecamatan Bojonegoro Kota, Senin ( 26/10/20 ), sekira pukul 08.30 WIB kemarin, hingga Selasa (27/10/20 ) petang, masih belum membuahkan hasil atau korban belum ditemukan.
Karena faktor cuaca yang tidak memungkinkan, upaya pencarian terhadap korban untuk sementara di hentikan dan akan dilanjutkan pada Rabu ( 28/10/20 ) pagi.Selain itu, indentitas korban masih belum di ketahui.Aparat masih berupaya mengetahui indentitas korban dengan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa di sekitar lokasi kejadian musibah.

 

Koordinasi Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana ( BPBD ) Kabupaten Bojonegoro, Yudi Hendro Kartono SE, kepada media ini menjelaskan, bahwa Tim SAR gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) telah berupaya melakukan upaya pencarian terhadap korban.
Menurutnya, dalam pencarian korban tersebut Tim SAR Gabungan Kabupaten Bojonegoro mendapatkan bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran ( Damkar ) Kabupaten Bojonegoro, dari aparat TNI, Polri dan pemerintah kedua Desa, serta warga masyarakat setempat dan sejumlah relawan.
Perkembangan pencarian sampai hari kedua korban belum ditemukan dan akan di lanjutkan besuk pagi, kata Yudi Hendro Kartono.
Diberitakan sebelumnya, seorang saksi, warga yang sedang memancing ikan didekat lokasi kejadian, pada Senin (26/10/20)sekira pukul 08.00 WIB melihat korban, seorang laki-laki yang tidak diketahui indentitasnya, yang diperkirakan, berusia antara 40-50 tahun,menuju sungai Bengawan Solo dengan membawa potongan batang pisang, melewati pinggir bengawan terus mencebur ke sungai bengawan Solo.
Saat itu saksi sempat memperingatkan agar korban naik lagi ke atas dan tidak berenang di sungai Bengawan Solo, tetapi korban tetap berenang dengan bantuan potongan batang pisang.Setelah di ingatkan oleh saksi, korban sempat naik ke atas atau ke pinggir bengawan solo, sehingga saksi meneruskan mancingnya di sungai tersebut,namun selang beberapa saat, korban menceburkan dirinya ke sungai tanpa membawa potongan batang pisang, dan setelah korban berada di tengah korban berteriak minta tolong kemudian korban tidak terlihat lagi, atau tenggelam.
Setelah mendapat lampiran Tim SAR Gabungan segera melakukan upaya pencarian, hingga berita ini di turunkan korban belum ditemukan.

Penulis : Sutrisno

 

Next Post

Seorang Bocah Tewas Tenggelam Di Waduk Dawuhan

Kam Okt 29 , 2020
  MADIUN – Banyumaspos.com Bocah laki – laki 10 tahun […]
img 20201029 095819