SEBANYAK 76 NAPI BERBAGAI KASUS DARI LAMPUNG DIPINDAH KE NUSAKAMBANGAN

img 20200827 wa0035

Cilacap – Sebanyak 76 Nara Pidana (Napi) kasus narkoba, pembunuhan, dan kasus perampokan dari beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) Provinsi Lampung dipindahkan ke Nusakambangan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (27/08/2020).

Pemindahan napi berbagai kasus ini dikawal ketat Brimob dan Petugas dari Kemenkumham. Para napi sampai ke Pos Dermaga Penyebrangan Wijayapura sekitar pukul 12.10 WIB.
Dengan menggunakan kapal Pengayoman II, rombongan napi menyebrang ke Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Koordinator Lapas Se Nusakambangan dan Cilacap, Erwedi Supriyanto mengatakan, ada sebanyak 76 orang narapidana yang dipindahkan. Dengan kasus narkoba, pembunuhan dan juga perampokan.

“Dari jumlah tersebut, 64 napi kasus narkoba, 11 orang kasus pembunuhan dan satu orang napi kasus perampokan. Mereka langsung dibawa ke Lapas High Risk Karanganyar Nusakambangan,” ungkapnya.

Erwedi menjelaskan, para Napi dibawa ke Lapas High Risk Karanganyar dikarenakan hukumannya ada yang seumur hidup, pidana penjara lebih dari 8 tahun dan ada yang mendapat hukuman mati dengan rincian, tiga orang pidana mati, 42 orang pidana seumur hidup, dan 31 orang pidana penjara sementara lebih dari 8 tahun.

“Saat ini penghuni Lapas High Risk sekitar 282 orang. Jika ditambah 76 narapidana dari Lapas dan Rutan di Provinsi Lampung, maka jumlah napi yang menghuni Lapas High Risk Karanganyar sebanyak 358 orang. Mereka berada di lapas dengan sistem keamanan tinggi, dan menempati satu sel satu orang,” pungkasnya. (Gal)

Next Post

Hore! ZN 2009 Bawa Pulang Piala Juara "Bhayangkara Futsal League 2020"

Jum Agu 28 , 2020
Polres Kebumen – (Banyumas Pos) Suara lengkingan panjang peluit wasit […]
img 20200827 wa0036