SD Islam Terpadu Bina Insan Banjarnegara Menjadi Sekolah Hijau

img 20200309 wa0003 800x533

img 20200309 wa0005

SD Islam Terpadu Bina Insan Banjarnegara Menjadi Sekolah Hijau

Banjarnegara- Banyums pos 09/03/2020. Sekolah Islam Terpadu (SDIT) Bina Insan Banjarnegara di desa Pucang kecamatan Bawang kabupaten Banjarnegara provinsi Jawa Tengah kemarin meluncurkan Program Sekolah Hijau. Ditandai dengan penanaman pohon persahabatan oleh tamu istimewa, Dr Fujikawa Yoshinori, ilmuwan dari Jepang, SD IT Bina Insan berkomitmen untuk membangun sekolahnya menjadi sekolah hijau yang mampu mendidik anak-anak untuk turut serta menjaga kebersihan, kerapian, ketertiban, dan kehijauan lingkungan.
Edi Purwanto, Kepala Sekolah, menjelaskan bahwa dalam usianya yang ke 4, SD IT Bina Insan terus berbenah menjadi sekolah dambaan masyarakat. Bersama para guru berdedikasi yang didominasi oleh guru perempuan, peserta didik SD IT Bina Insan setiap hari selalu dibawa kepada proses pembelajaran yang membumi, termasuk melalui pembiasaan dan keteladanan.
“Peserta didik di sekolah kami dibiasakan membuang sampah secara terpisah di tong yang telah disediakan. Sampah kertas dan plastik disendirikan agar bisa didaur ulang; sementara sampah basah dan sisa makananan juga disendirikan yang bisa digunakan untuk bahan pupuk. Jumlah tanaman dan pohon untuk kerindangan sekolah juga terus diperbanyak sehingga lingkungan belajar sejuk dan asri,” jelas Edi Purwanto.
Terletak di sekitar hamparan pesawahan yang hijau membentang, SD IT Bina Insan sampai hari ini memiliki 130 peserta didik (Kelas I-IV).
Didukung Politeknik Banjarnegara
Program sekolah hijau SD IT Bina Insan didukung oleh perguruan tinggi vokasi ternama di kabupaten Banjarnegara—Politeknik Banjarnegara. Kampus tersebut memberikan bimbingan kepada pihak sekolah untuk implementasi Sekolah Hijau.
“Politeknik bermitra dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Serayu Opak Progo. Bahkan BPDAS punya persemaian bibit di kampus Politeknik. Nah, untuk mendukung profilnya sebagai Sekolah Hijau, kami fikir SD IT Bina Insan dapat mengajukan bantuan bibit tanaman kepada BPDASHL. Kami siap fasilitasi,” ujar Dr Tuswadi, Direktur Politeknik Banjarnegara.
Lebih jauh Dr Tuswadi mengatakan bahwa sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi pertama di kabupaten Banjarnegara, di bawah pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Politeknik sangat concern dengan usaha-usaha sekolah dalam membangun bumi yang lebih hijau. Politeknik selama ini turut mendukung implementasi sekolah adiwiyata, sekolah aman bencana, dan sekolah hijau. Bahkan untuk peluncuran Program Sekolah Hijau, Politeknik mendatangkan ilmuwan dari Jepang ke SD IT Bina Insan agar turut berkontribusi memotivasi guru dan peserta didik melalui acara Bertemu Ilmuwan Indonesia-Jepang 2020. Semoga acara ini bermanfaat bagi siswa-siswi SDIT. (red Nur s)

Next Post

24 ADEGAN REKONSTRUKSI KASUS PEMBUNUHAN "BERMOTIF CEMBURU" DIGELAR SAT RESKRIM POLRES CIANJUR

Sen Mar 9 , 2020
24 ADEGAN REKONSTRUKSI KASUS PEMBUNUHAN “BERMOTIF CEMBURU” DIGELAR SAT RESKRIM […]
img 20200309 wa0012