SARJONO, KETUA DPC HNSI KABUPATEN CILACAP MASA BAKTI 2020-2025 TERPILIH SECARA AKLAMASI

img 20201216 wa0018

CilacapBanyumaspos.com

Ketua DPC HNSI Kabupaten Cilacap masa bakti 2015-2020, Sarjono terpilih kembali secara aklamasi untuk memimpin HNSI Cilacap masa bakti 2020-2025.

Sarjono yang maju untuk mencalonkan diri sebagai ketua HNSI periode mendatang praktis tanpa perlawanan, karena ia merupakan calon tunggal.

Menurut panitia, Sarjono tetap mengikuti prosedur pencalonan dengan membuat permohonan dan pernyataan serta persyaratan lain. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, calon lain belum juga muncul, akhirnya Sarjono ditetapkan sebagai calon tunggal.

Oleh karenanya, otomatis ia terpilih secara aklamasi. Dan langsung dilantik oleh DPD HNSI Provinsi Jawa Tengah.

Sarjono mengatakan, Muscab untuk memenuhi amanat Anggaran Dasar HNSI Pasal 11 ayat 2 dan Anggaran Rumah Tangga Bab 3 Pasal 16, Bab 8, Bab 11, dan Bab 12 Pasal 43.

Selain itu juga guna perampingan pengurus, sehingga pemilihan mengedepankan orang-orang yang bersinggungan langsung dengan nelayan, dengan harapan semua pengurus benar-benar mengetahui permasalahan dalam mengemban tugas-tugas organisasi.

“Atas kerja sama yang baik antar pengurus dan dukungan berbagai pihak, walaupun ada keterlambatan waktu karena pandemi dan lain-lain, alhamdulillah hari ini, Selasa tanggal 15 Desember 2020 kami dapat melaksanakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, yaitu melaksanakan Muscab HNSI Kabupaten Cilacap,” ucapnya.

Ketua DPD HNSI Provinsi Jawa Tengah H AG Supeno menyebutkan, Muscab ini dapat berlangsung dengan tertib, aman, lancar, dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi.

“Karena saat ini nelayan menghadapi banyak kendala terutama masalah pendapatan. Kesejahteraan nelayan masih kurang memadai, yang disebabkan antara lain karena potensi sumber daya ikan yang ada terbatas sedangkan pemanfaatannya semakin meningkat. Sehingga perlu fisik untuk menjaga perairan lepas pantai, dimana juga terkendala dengan modal untuk pengadaan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap Ditiasa Pradipta berharap, HNSI akan semakin memantapkan dan meningkatkan keberadaannya guna membantu pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan terutama di bidang perikanan. Untuk itu juga harus mampu merumuskan strategi yang bermanfaat bagi kemajuan nelayan di Kabupaten Cilacap.

“Pada kesempatan ini sangat tepat untuk melakukan evaluasi, sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai dan apa yang perlu kita tindak lanjuti dan perlu kita evaluasi, karena secara umum tidak semua organisasi pandai melaksanakan amanat organisasi sebagai mitra pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama kesejahteraan nelayan,” katanya.

Ditanya upaya yang telah dilakukan oleh HNSI, Sarjono mengatakan saat ini pihaknya terus mendesak pemerintah untuk membangun pelabuhan baru guna mengatasi over load kapal-kapal nelayan yang masuk ke Cilacap.

img 20201216 wa0019

“Ini untuk menghindari konflik. Pemerintah setidaknya segera membuat pelabuhan baru yang bisa menampung sekitar 1.000 kapal nelayan,” ungkapnya, dan menjelaskan pihaknya telah melakukan rapat-rapat dengan Kementerian serta mengharapkan menteri yang baru nanti paham betul dengan kondisi dan permasalahan nelayan.

Muscab yang berlangsung Selasa (15/12/2020) diakhiri dengan pelantikan pengurus yang diketuai Sarjono dan Agus Prayitno selaku sekretaris.

Reporter : Galih

Next Post

Pintu Air Irigasi BSG Cikondang Dibuka, Petani Pun Lega

Rab Des 16 , 2020
CIANJUR – Banyumaspos.com Pintu air irigasi di Bendung Susukan Gede […]
img 20201216 153514