RS Dr.Soedirman Kebumen Membentuk Suatu Tim Untuk Suspect Covit-19

img 20200306 wa0004

RS Dr.Soedirman Kebumen Membentuk Suatu Tim Untuk Suspect Covit-19

KEBUMEN—(Banyumas Pos)Kamis,5/03/2020 Penyebaran infeksi virus corona begitu nyata, hal ini membuat Rumah Sakit Dr.Soedirman (RSDS)Kebumen bersiap-siap membuat ruang Isolasi untuk penanganan menghadapi virus mematikan yang belakangan merenggut nyawa sedikitnya 3.000 jiwa dari berbagai negara.

Sebagai langkah antisipasi, Rumah Sakit RSUD tersebut telah mempersiapkan sejumlah ruang isolasi bagi warga yang diduga terjangkit virus corona. Selain itu, tenaga medis yang terdiri dari dokter spesialis dan dokter umum disiagakan selama 24 jam untuk mendeteksi dini gejala yang muncul bagi pasien yang diduga maupun positif terinfeksi virus corona.

Direktur RSDS Kebumen Widodo Suprihantoro mengatakan, langkah tersebut dilakukan setelah adanya surat edaran Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah agar Rumah Sakit untuk memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan dalam pencegahan kontaminasi, penatalaksanaan pasien dengan dugaan maupun positif terinfeksi virus corona.

Mau tidak mau kita harus menyiapkan sesuai edaran. Kita hanya tahap screening, nanti ada 10 RS rujukan untuk spesifik menangani virus corona dan Kebumen terdekat ya RS Margono dan RSUD Banyumas,katanya

Ia menyebutkan, terdapat 12 isolasi dengan fasilitas mendukung yang telah disiapkan menghadapi ancaman virus corona, sehingga penanganan pasien juga diberlakukan secara khusus.

RSDS memiliki 12 ruang isolasi yang didalamnya melibatkan dokter spesialis paru, spesialis dalam ada 4 dan 15 dokter umum,sebutnya.

Widodo menjelaskan, ruangan khusus yang disediakan untuk penanganan jika terdapat pasien corona itu dilengkapi berbagai peralatan pendukung seperti monitor Vitalsign untuk cek tensi, detak jantung dan oksigen, kemudian Suction untuk menyedot batuk parah, nebulizer untuk mengeluarkan uap membuka saluran nafas, Siringpump untuk memasukan obat sesuai kebutuhan.

Selain persiapan sarana dan prasarana serta tenaga medis, RSDS juga memastikan pencegahan kontaminasi bagi tenaga medis dengan mengenakan alat pelindung diri sesuai standar yang ditetapkan. Lebih dari itu, guna menekan angka penularan, pihak RSDS telah menyediakan alat penunjang medis berupa masker berjumlah 17.000 serta cairan antiseptik sebanyak 576 liter.
“APD (alat pelindung diri) kita punya 26 set termasuk masker N95. Kebutuhan kita sendiri, setiap hari kan juga ada operasi, ada yang di poli ada pasien yang memiliki penyakit menular,” Ungkapnya

Sementara, Ketua Tim Penanganan Virus Corona Kabupaten Kebumen dr Miftahudin Spp meminta agar masyarakat tidak perlu panik serta dapat mengenali sejak dini kriteria kasus virus corona. Diterangkan, sebagai bahan edukasi kepada masyarakat, bahwa beberapa gejala yang muncul indikasi terjangkit virus corona yakni demam, batuk, pilek maupun nyeri tenggorokan serta pneumonia,imbuhnya.

Lebih lanjut, gejala tersebut dapat muncul mempertimbangkan faktor resiko dimana orang yang diduga terjangkit virus corona memiliki riwayat berpergian ke China atau negara yang terjangkit dalam waktu 14 hari sebelum timbul gejala. (Lia)

Next Post

Babinsa Koramil 07/Maos Melaksanakan Do'a bersama menyambut musim panen dan Peresmian Saung tani

Jum Mar 6 , 2020
Babinsa Koramil 07/Maos Melaksanakan Do’a bersama menyambut musim panen dan […]
img 20200306 wa0009 800x494