RELAWAN COVID 19 DESA TUNJUNGMULI BAGIKAN TAKJIL KEPADA PENGENDARA DAN WARGA.

img 20200430 wa0014

20200430 184201

RELAWAN COVID 19 DESA TUNJUNGMULI BAGIKAN TAKJIL KEPADA PENGENDARA DAN WARGA.

Purbalingga Banyumas Pos 30/04/2020Relawan Penanggulangan dan pemberantasan Covid-19 Desa Tunjungmuli membagikan takjil kepada pengendara dan Warga yang lewat. Pembagian ini merupakan wujud kepedulian untuk berbagi kepada sesama, agar pengendara bisa berbuka dijalan tanpa harus membeli makanan.
Kepala Desa Tunjungmuli, Joko Pranoto mengatakan kegiatan pembagian takjil merupakan hasil infak dan sodaqoh dari para donatur. Para donatur memberikan takjil kepada tim relawan untuk dibagikan kepada para pengendara motor yang melintas di jalan Tunjungmuli-Majingklak.
Pembagian Takjil dilakukan setiap hari, yang dilakukan secara bergiliran oleh para donatur. Selain takjil para donatur juga memberikan makan buka puasa kepada relawan jaga posko Covid-19 katanya saat pembagian Takjil.
Relawan Covid-19 menurut Joko Pranoto terdiri dari organisasi kepemudaan di desa, seperti Kokam, Banser dan Pemuda Pancasila. Relawan secara bergantian melakukan penjagaan di pintu masuk Desa Tunjungmuli. Semua pemudik dilakukan pendataan dan penyemprotan disinfektan jika ada pengendara masuk ke Desa Tunjungmuli
Kalau ada sebagian desa telah memberhentikan penjagaan posko, kami masih terus melakukan penjagaan, jika perlu sampai pemerintah mengatakan wabah Corona berakhir tambahnya.
Selain penjagaan, lanjut Joko Pemdes juga telah menyediakan rumah karantina. Bekas rumah dinas bidan Desa kita sulap menjadi rumah karantina. Rumah karantina ini bisa memuat 6 orang, dan segala sesuatu sudah disediakan, seperti kasur dan makan juga akan disediakan oleh Pemdes.
Rumah karantina ini kita namai Dafna yang artinya kemenangan. Setelah lulus karantina pemudik akan kami berikan sertifikat selesai karantina. Sehingga pemudik bisa berkumpul lagi dengan keluarganya,” katanya.
Sedangkan Camat Karangmoncol, Juli Atmadi saat mengecek keberadaan Rumah karantina di Desa Tunjungmuli mengatakan, rumah karantina sangat representatif dekat dengan jalan raya dan kelihatan bersih dan rapi. Semoga dengan adanya rumah karantina yang diusahakan oleh desa bisa bermanfaat yakni bisa mencegah virus Corona.
Walaupun sudah diupayakan rumah Karantina, harapannya masyarakat untuk tahun ini tidak mudik dahulu, agar penyebaran Covid-19 tidak menyebar. Walaupun dirasa sehat, kita tidak menyadari sebagai pembawa virus, yang dikenal sebagai orang tanpa gejala (OTG)tambahnya.
OTG bisa menularkan kepada keluarga, saudara dan tetangganya. Sehingga pemudik perlu dikarantina selama 14 hari, jika sebagai OTG tidak menyebarkan kepada orang lain. Sehingga jika pemudik pulang kampung wajib karantina 14 hari.
Kasatkoryon Banser Karangmoncol Alin Anwar mengintruksikan kepada anggotanya agar supya turut serta dalam pencegahan covid19 ini.
Dengan cara bergiliran Keren ini semua adalah tanggung jawab kita semua dalam memutus mata rantai covid19 ungkapnya.
Pumuda Pancasila(PP) yang di koordinatori oleh Agus yang selalu siap dan tegas dalam penanggulangan covid 19 ini.
Pada kesempatan sorai ini kami beserta relwan-relawan linya ada Banser, Kokam dan Pemdes Desa Tumjungmuli membagikan 2000 bungkus tajil ini semua bentuk kita berbagi pada sesam ucapnya. (red Nur salim)

Next Post

CEGAH CORONA, KODIM JOGJA BAGIKAN MASKER KEPADA PENGENDARA MOTOR

Jum Mei 1 , 2020
CEGAH CORONA, KODIM JOGJA BAGIKAN MASKER KEPADA PENGENDARA MOTOR Yogyakarta […]
img 20200501 wa0002 800x533