Proyek Bendung Susukan Gede (BSG) Cikondang Capai 80 % Pasokan Air Akan Kembali Normal Akhir Bulan ini

img 20201119 133645

CIANJURBanyumaspos.com

Penantian panjang warga masyarakat dari 9 Desa di wilayah Kecamatan Cibeber, untuk menikmati aliran air guna mengairi sawah mereka,akan segera terwujud.

Setidaknya 1007 hektar sawah yang tersebar di 9 desa selama 2 tahun terakhir mengalami kekurangan air dan sebagian mengalami kekeringan terdampak dari jebolnya Bendung Susukan Gede Cikondang pada tahun 2019 lalu.

Pelaksanaan Proyek pembangunan Bendung Susukan Gede (BSG) Cikondang telah mencapai 80% pengerjaannya dan siap difunsikan untuk mengaliri irigasi induk di akhir bulan November ini, hal itu disampaikan oleh Pengawas Teknik PT.Arkindo Maman dalam wawancaranya dengan banyumaspos.com di lokasi Proyek, Rabu 18/11/20.

img 20201119 133407

” Inshaa alloh, aliran air yang mengaliri irigasi induk menuju 9 desa akan dialirkan di akhir november ini, pembangunan ini berbeda dengan bendung pertama yang jebol, kita bangun system buka tutup, selain untuk mengatur debit air juga untuk memudahkan perawatan bendungan saat sedimentasi atau sampah mulai menumpuk” ungkap maman.

Hal itu juga dibenarkan oleh Kepala Pelaksana Proyek, BSG Cikondang Agus, yang disampaikan lewat sambungan telpon pada hari yang sama.

” Aliran irigasi induk akan di aliri air di akhir bulan november,paling lambat awal Desember tergantung tingkat kesiapan cor beton, apakah sdh kering atau belum” kata Agus.

Pembangunan proyek BSG Cikondang mulai dikerjakan di awal bulan Juni 2020 dan dijadwalkan akan selesai pengerjaanya pada 12 Desember 2020.
Proyek yang menelan biaya sekitar 23 Milyar Rupiah itu, dibiayai dari APBD Provinsi Tahun anggaran 2020.

img 20201119 133534

Sementara itu kepala BSG Cikondang Hendro Mustopa saat dimintai tanggapannya dengan progres pembangunan yang telah mencapai 80%, serta program kedepannya setelah bendungan 100% rampung, Hendro mengatakan,” alhamdulillah pengerjaan proyek BSG Cikondang sudah hampir selesai, diharapkan sesuai yang dikatakan Kepala Proyek bahwa akhir bulan November ini, air akan segera di alirkan, saya menghimbau kepada para kades yang wilayahnya dialiri irigasi induk Cikondang ini ,serta para petani dan khususnya P3A mitra Cai untuk bisa bekerja sama dalam merawat aliran irigasi induk secara bersama sama” ujarnya.

img 20201119 133448

Mendangkalnya dasar irigasi induk akibat dari menumpuknya lumpur dan sampah(sedimentasi) dampak dari terhentinya aliran air dalam jangka waktu lama telah menjadi masalah baru,Hendro juga mengharapkan kepada para kades untuk menggerakan para petani penggarap untuk bergotong royong membersihkan saluran irigasi mengangkat endapan lumpur sehingga ketika air sudah mulai normal kembali, tidak akan ada timbul  masalah lagi terutama dengan dangkalnya dasar irigasi induk, akan mengakibatkan banjir saat hujan tiba.

Penulis : Taufik winata

Next Post

PEMDES SUKAMAJU GELAR MUSDES AJUKAN BANGUN GOR DESA DALAM RKPDes 2021

Kam Nov 19 , 2020
CIANJUR – Banyumaspos.com Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamaju kecamatan Cibeber Kabupaten […]
img 20201119 104149