Produksi olahan gula merah palsu bagaikan jamur dimusim hujan

img 20200819 wa0032

Cilacap(Banyumas Pos)

Gula merah atau yang sering disebut gula jawa adalah salah satu kebutuhan konsumsi masyarakat dalam olahan dapur juga sering digunakan sebagai pemanis olahan makanan gula merah yang dihasilkan dari hasil deresan pohon kelapa yang dipanen secara alami yang di lakukan oleh penderes juga akan menciptakan cita rasa yang alami dan khas.

Seiring berjalanya waktu konsumsi masyarakat dan permintaan pasar yang begitu tinggi gula merah ( gula jawa) justru dimanfaatkan oleh beberapa oknum masyarakat untuk mengolah gula jawa palsu atau masyarakat umum menyebutnya gula jawa rafinasi.

Dengan adanya informasi maraknya peracik gula merah rafinasi maka kami awak media melakukan penelusuran dilapangan berkunjung ke beberapa pemasak gula rafinasi di antaranya ,Masmun dan Kasid yang beralamat di Dusun Bulureja Desa Bantarsari kecamatan Bantarsari kabupaten cilacap

Kedua pemasak gula merah rafinasi yang berada di satu kecamatan ini dalam pembuatan gula olahan ini diduga menggunakan bahan yang bukan standart layak konsumsi masyarakat pada umumnya karena gula merah olahan di buat dari bahan -bahan seperti ,glukossa,mollases ,dextross,dan gula pasir rafinasi.

img 20200819 wa0030

Setelah kami dari awak media mengetahui dan mendapat keterangan tentang bahan yang digunakan untuk pembuatan gula merah rafinasi justru terkejut dengan bahan – bahan yang digunakan dan mereka justu melakukan pembuatan gula merah rafinasi sudah berjalan cukup lama dan hasil pruduksinya juga cukup fantastis yaitu banyak karena dalam hitungan hari saja bisa berproduksi 3 sampai 4 ton perpemasak padahal untuk di kecamatan bantarsari kabupaten cilacap cukup banyak yang memproduksi gula merah rafinasi .

Untuk bahan perbandingan kamipun melanjutkan klarifikasi kewilayah kecamatan gandrungmangu kabupaten cilacap yang kebetulan secara geografis wilayah berdekatan dengan kecamatan bantarsari juga banyak pengrajin/pengolah gula merah palsu atau yang sering disebut gula merah rafinasi yang dilakukan oleh Paimin dan ngadiman keduanya adalah warga Dusun Babakan Desa Layansari Kecamatan gandrungmangu kabupaten cilacap juga mengolah gula rafinasi dengan bahan yang sama yaitu ,mollases,glukosa ,dextross,dan gula pasir rafinasi yang hasil pruduksinya hampir puluhan ton.

img 20200819 wa0031
Sungguh sangat ironis dan sangat luar biasa adanya pembuatan gula merah rafinasi dengan bahan – bahan yang bukan untuk layak konsumsi dan cara mencampur juga tidak menggunakan takaran yang pakai standart produksi serta tidak ada ijin edar dari BPOM apakah itu layak kosumsi atau tidak,padahal hal ini sudah beredar bertahun – tahun tanpa ada tindakan apapun baik dari institusi para penegak hukum,pihak BPOM,ataupun dari dinas perdagangan ,padahal semua sudah di atur tentang penggunaan gula rafinasi oleh pemerintah yaitu
Permendag NO. 01 tahun 2019 tentang penggunaan gula rafinasi.

img 20200819 wa0029

Padahal masyarakat sudah sangat resah dengan maraknya gula merah palsu yang di buat dengan bahan yang belum bisa dinyatakan layak kosumsi karena gula tersebut tidak dihasilkan dari nira pohon kelapa yang dilakukan oleh penderes untuk itu harapan masyarakat terhadap pemerintah beserta dinas terkait untuk bisa menertibkan adanya olahan -olahan gula rafinasi tersebut biar masyarakat tidak merasa cemas dalam mengkonsumsi gula merah ( gula jawa ) juga para petani penderes gula merah merasa dirugikan.(Warto)

Next Post

Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid-19, Forkopimda Kunjungi Hotel dan Wisata

Kam Agu 20 , 2020
CIANJUR – Banyumas Pos. Komandan Kodim 0608/Cianjur Letkol Kav Ricky […]
img 20200820 wa0022