Pramuka Peduli Bantu Penanganan Angin Kencang

Pramuka Peduli Bantu Penanganan Angin Kencang

Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas telah dilakukan penanganan pohon tumbang Rabu (25/12/2019). Pohon tumbang diakibatkan angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Baturraden dan Sumbang sejak pukul 14.45 WIB.

Ketua Pramuli Heriana Ady Chandra mencertakan kronologi bahwa hujan deres disertai angin menguyur wilayah Kecamatan Kedungbanteng bagian utara, Kecamatan Baturraden dan Kecamatan Sumbang sejak pukul 14.30 WIB. Bahkan di Desa Kaarangsalam, Desa Kemutug Kidul dan Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturraden mengalami fenomena hujan es dengan ukuran sebesar kelereng.

“Namun tidak mengakibatkan kerusakan parah. Hanya ada beberapa rumah yang atap dari seng beterbangan tertiup angin kencang,” katanya

Dari kejadian tersebut, berdasarkan Pendataan dan Penanganan yang dilakukan oleh Tim TAGANA Kab. Banyumas, TRC IKB RAPI, SRC PRAMUKA Peduli KWARCAB Banyumas dan Perangkat Desa setempat, berikut dampak yang ditimbulkan karena hujan deres disertai angin antara lain di Desa Gandatapa menyebabkan 1 (satu) buah rumah milik Pak Rastito warga RT 05 RW 03 Desa Gandatapa mengalami roboh. Pohon Pete dan Alba tumbang menutup akses jalan Desa dari Gandatapa menuju ke Desa Sikapat menjadi tertutup. Pohon Pete dan Alba dapat disingkirkan.

“Di Desa Sikapat pucuk bagian Pohon Jambu dan Pohon Kanthil menimpa Rumah Pak Darsono warga RT 05 RW 01 Desa Sikapat Kec. Sumbang, rumah tidak mengalami kerusakan yang berarti. Dan pohon Rambutan milik Bapak Tarsim Warga RT 05 RW 01 Desa Sikapat batangnya patah menimpa tembok pagar keliling rumah sendiri,” tambahnya

Sementara di Desa Banjarsari Wetan rumah milik Sukarni Warga RT 01 RW 05 roboh akibat terpaan angin kencang. Desa Banjarsari Kulon rumah milik Pak Lanang warga RT 05 RW 02 tertimpa pohon Pete dan Durian. Kemudian Pohon Rambutan milik Ibu Tarsiwen pohon RT 6 RW 2 Grumbul Dukukedu patah pada bagian tengah sehingga menutup akses gang keluar masuk dari komplek rumah Ibu Tarsiwen keluar ke jalan utama. Selain itu juga mengakibatkan 5 pohon dalam kondisi miring ke rumah warga. Penanganan lanjut akan dilaksanakan besok pagi.

Di Desa Susukan atap rumah milik Pak Darseno warga RT 03 RW 05 mengalami ambrug di bagian tengah (wuwungan).

“Dari keseluruhan kejadian tidak menimbulkan korban jiwa. Sedangkan kerugian masih dalam penghitungan,” tambah Ady Chandra. (Lia)

Next Post

BUPATI : PERANGKAT DESA DITUNTUT LEBIH PROFESIONAL, PROSEDURAL, PROAKTIF, PROGRESIF DAN PRODUKTIF

Kam Des 26 , 2019
BUPATI : PERANGKAT DESA DITUNTUT LEBIH PROFESIONAL, PROSEDURAL, PROAKTIF, PROGRESIF […]