PRAMUKA PEDULI BANTU EVAKUASI JENAZAH KORBAN TENGGELAM

PRAMUKA PEDULI BANTU EVAKUASI JENAZAH KORBAN TENGGELAM

Pramuka Peduli Kwarcab Banyunas telah dilaksanakan evakuasi jenazah korban tenggelam, Selasa (24/12/2019) sekitar pukul 10.30 WIB di Sungai Serayu sekitar Depo Pasir Desa Wlahar Kulon RT 05 RW 01 Kecamatan Patikraja, Korban diketahui bernama Parsini (50 this) alamat RT 07 RW 04 Desa Suro Kec. Kalibagor.

Ketua Pramuli Heriana Ady Chandra mencertakan kronologi kejadian sekitar pukul 09.30 WIB SRC BP Pramuka Peduli kwarcab Banyumas menerima informasi dari Posko Tagana Kabupaten Banyumas ada jenazah dalam kondisi mengapung dan hanyut dibawah jembatan Sungai Serayu Desa Kalisube Kec. Banyumas. Kondisi jenazah hanyut dan belum ada yang mengevakuasi ke darat. Kemudian tim tagana, pramuka peduli Kwarcab Banyumas dan TRC IKB RAPI melakukan penyisiran melalui darat di jalan raya Kaliori – Patikraja melalui Desa Patikraja, Pegalongan, Sokawera, Wlahar Kulon Kec. Patikraja, Desa Wlahar Wetan dan Desa Kaliori Kec. Kalibagor, serta memantau di Depo Pasir di Desa – Desa tersebut.

“Sekitar pukul 10.43 WIB, Tim BPBD Kabupaten Banyumas yang mencari melalui Air menemukan jenazah tersebut mengambang di Grumbul Poncot Desa Papringan Kec. Banyumas. Kemudian jenazah dibawa ke Desa Papringan melalui Obyek Wisata Kalisure Desa Papringan,” katanya

Namun karena kondisi kurang memungkinkan, akhirnya jenazah dievakuasi melalui Depo Pasir Desa Wlahar Kulon Kecamatan Patikraja.

Pramuli bersama Tim selanjutnya mengevakuasi jenazah menuju darat guna dilakukan pemeriksaan. Polsek Patikraja dan Babinsa Koramil Patikraja melakukan pemeriksaan awal karena ada warga Desa Suro Kecamatan Kalibagor mengakui kehilangan warganya. Ketua RT 07 RW 04 Desa Suro Kec. Kalibagor atas nama Tasrin mencoba mengenali jenazah tersebut, dari ciri jenazah dapat dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah Parsini yang diketahui telah meninggalkan rumah sejak hari Minggu, 22 Desember 2019. Dari keterangan Tasrin, bahwa Parsini mengalami stres, dia telah melakukan upaya bunuh diri pada hari Jum’at, 20 Desember 2019, namun Parsini meminta tolong dan dapat ditolong dengan menggunakan Tangga. Parsini tinggal dengan Anak Keduanya yang masih duduk di bangku SMK, sedangkan anak pertama sudah bekerja. Dalam keseharian Parsini tidak terlihat terlalu mencolok meskipun dalam kondisi gangguan jiwa.

“Tim INAFIS dan Puskesmas Patikraja melakukan pemeriksaan. Tidak ditemukan tanda penganiayaan, Parsini meninggal karena faktor tenggelam dan diperkirakan sudah 3 hari,” jelas Ady

Selanjutnya tim tagana, pramuka peduli kwarcab Banyumas dan TRC IKB RAPI mengantar jenazah ke Rumah Duka menggunakan Ambulance Panti Asuhan Harapan Mulia Mersi Purwokerto. Jenazah disucikan dan dimakamkan oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar. (Lia)

Next Post

Pramuka Peduli Bantu Penanganan Angin Kencang

Kam Des 26 , 2019
Pramuka Peduli Bantu Penanganan Angin Kencang Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas […]