PPK CIBEBER JARING CALON KPPS, PENDAFTAR MAYORITAS KAUM MILENIAL

 

img 20201015 104251
Foto : Mulyana usia 27 tahun ikuti tes kesehatan calon KPPS

CIANJUR – Banyumaspos.com

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cibeber, kembali menggelar tes kesehatan untuk 273 calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Aula Bale Sawala kantor Desa Cibokor Kecamatan Cibeber-Cianjur, Kamis 15/10/20.

Ke-273 calon yang di tes adalah untuk KPPS yang bertugas disebar di dua Desa yaitu Desa Cibokor 23 TPS dan Desa Kanoman 16 TPS.

Ada yang menarik dalam masa penjaringan calon KPPS di kecamatan Cibeber, menurut Anggota PPK Cibeber Divisi Sosparmas SDM Ramlan Gumilar mengatakan,calon KPPS di wilayah kecamatan Cibeber dari ke-semua pendaftar sekitar 60 % adalah kaum Milenial, yang rata rata berusia antara 20-35 tahun,

img20201015103838
Foto : calon KPPS sedang di cek kesehatan oleh Tim Medis

” Kebanyakan pendaftar calon KPPS di seluruh wilayah Kecamatan Cibeber, sekitar 60% dalah anak muda milenial” terangnya.

Tingkat ketertarikan kaum muda milenial untuk mendaftar diduga ada keterkaitannya dengan masa pandemi covid-19, dimana banyaknya kaum muda produktif yang di PHK ataupun sekedar dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

Selain peraturan batas maksimal usia 50 tahun yang di syaratkan KPU bagi calon KPPS, juga adanya batasan minimal pendidikan formal yaitu minimal lulusan SLTA, menjadi pemicu hal tersebut.

img20201015104858
Foto : calon KPPS ketika melakukan pendaftaran di cek suhu tubuhnya

Kebijakan ini kemungkinan diambil untuk mengoptimalkan kinerja petugas yang lebih enerjik secara fisik dan juga wawasan yang luas sejalan tuntutan zaman yang berbasis Iptek.

Hal ini juga mendapat tanggapan dari kepala Desa Cibokor Elian Syahudin,S.Pd, dimana hampir 80 % dari warganya yang mendaftar adalah kaum milenial,

img 20201015 wa0012
Foto: suasana dalam aula bale sawala desa Cibokor saat tes kesehatan

“Saya pribadi dan juga atas nama Kepala Desa Cibokor, menyambut baik antusiasme warga kami yang mendaftar hampir 80% adalah kaum milenial, ini penting untuk regenerasi kedepannya menghadapi pileg,pilpres dan pemilihan lainnya selain pilkada 2020 ini. Dimana tuntutan kerja yang fleksibel dalam hal waktu serta kemampuan dalam hal Iptek menjadi tolok ukur kerja KPPS, karena sayapun pernah terlibat dalam pemilu sebelumnya sejak pileg 2009 s/d pileg 2019”,Ungkap Elian.(taufik winata)

Next Post

Underpass Jenderal Soedirman dan Overpass Kebasen Diresmikan

Kam Okt 15 , 2020
Purwokerto – (Banyumas Pos)Underpass Jenderal Soedirman dan Overpass Kebasen semula […]
img 20201015 wa0010