Polres Cianjur Perketat Perbatasan Warga Yang Masuk Wilayah Cianjur Wajib Miliki Surat Hasil Tes Rapid Antigen

img 20210112 wa0003
Foto : Kapolres Cianjur AKBP. moch Rifa’i,S.IK.,M.Krim

CIANJURBanyumaspos.com

Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifa’i,S.IK.,M.Krim memimpin Zoom Meeting dari Mapolres Cianjur bersama para Kapolsek,Danramil beserta Camat,Selasa 12/01/21.

Dalam Zoom Meeting Kapolres Cianjur menyampaikan, Dalam menindak lanjuti hasil Zoom Meeting dengan Forkopimda Jawa Barat senin 11/01/21 tentang pembentukan Satgas Covid19 tingkat RW dan penerapan PPKM yang tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat, Kapolres menginstruksikan kepada seluruh Kapolsek dan unsur Forkopimcam lainnya untuk segera membentuk Satgas Covid 19 tingkat RW dalam menanggulangi penyebaran Covid19 melalui cluster Keluarga.

Dalam penerapan PPKM yang mana Kabupaten Cianjur tidak termasuk dalam daftar yang ditetapkan,namun Kapolres mengingatkan untuk wilayah Cianjur diterapkan Pembatasan Sosial Bersekala Mikro yang ditingkatkan.

Kapolres mengatakan akan diadakan operasi yustisi (Stationer) gabungan antar Polsek di wilayah perbatasan, seperti di perbatasan Wilayah Cianjur dengan wilayah Bandung Barat(Jembatan Citarum) wilayah Kabupaten Bogor di Puncak Pass, dengan menerapkan aturan semua orang yang masuk wilayah Cianjur harus memiliki surat keterangan negative covid 19 yang berbasis PCR seperti hasil Rapid Test Antigen.

Untuk ops yustisi mobile akan lebih dfokuskan langsung ke tempat tempat keramaian seperti pasar,Mall,perkantoran,Rumah makan tempat wisata dan pabrik.

Sementara itu Waka Polres Cianjur Kompol Hilman Muslim menyampaikan kepada para Kapolsek dan unsur Forkopimcam yang mengikuti zoom meeting, bahwa ada tiga Cluster yang disorot dan menjadi tingginya angka covid 19 untuk wilayah kabupaten Cianjur diantaranya adalah Cluster keluarga,Cluster Industri dan Cluster Pesantren, yang tertinggi penyebaran covid 19 adalah dari Cluster Keluarga.

Hilman meminta untuk pihak Forkopimcan segera bentuk Satgas Covid 19 tingkat RW secepatnya, agar selanjutnya bisa dilaksanakan identifikasi bagi setiap warga yang datang diwilayah Cianjur khususnya dari Zona merah wajib membawa surat hasil Rapid Test Antigen.

“Berikan pemahaman bagi warga, bahwa covid 19 itu ada,dan warga harus selalu waspada.” Ujar Hilman.

Kabag Ops Polres Cianjur Kompol Alan Haikel yang ikut menyampaikan arahannya kepada para Kapolsek dalam pelaksanaan Operasi yustisi polres Cianjur akan diadakan di tiga titik yaitu Jonggol,Puncak,dan Ciranjang, juga meminta kapolsek sebagai unsur Forkopimcam untuk membuat Posko bersama tingkat Kecamatan.

Diakhir rapat, Kapolres Cianjur menegaskan, ” kita tidak batasi kegiatan ekonomi masyarakat, kegiatan ekonomi tetap berlangsung namun kita menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru” ujar Kapolres.

Untuk saat ini sudah bukan 3M lagi tetapi menjadi 5M, yaitu mencuci tangan,menggunakan masker,menjaga jarak,menghindari kerumunan dan mengurangi aktifitas berinteraksi.

” Semoga masyarakat kita terhindar dari covid 19 dan kita semua bekerja dengan setulus hati bagi masyarakat,” pungkasnya

Reporter : Taufik winata

Next Post

Seorang Kakek Warga Desa Cisalak Cibeber Tewas Terlindas Kereta Api

Rab Jan 13 , 2021
  CIANJUR – Banyumaspos.com Warga sepanjang rel kereta api di […]
img 20210112 221117