Perangkat Desa yang Baru Harus Aktif dan Profesional

img 20200102 wa0003

Banyumaspos

Cilacap – Tiga perangkat desa di Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, yang dinyatakan lulus ujian pada 12 Desember 2019 lalu, dilantik. Pelantikan dilaksanakan di Balai Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Senin (23/12/2019).

Tahapan pengisian perangkat Desa Dondong diawali dengan pembentukan Panitia Pengisian Kekosongan Perangkat Desa Dondong pada Kamis, 17 Oktober 2019 lalu.

Kemudian melalui tahapan-tahapan tes yang diikuti oleh 16 peserta tes untuk 3 formasi, yakni Kepala Dusun Dondong, Kepala Dusun Wucil, dan Kasi Pelayanan.

Tiga formasi ini terisi dengan nilai yang paling tinggi dan dilantik sesuai koordinasi dengan panitia.

“Mereka sudah saya lantik karena pada Januari 2020 sudah dinas di Pemdes Dondong,” kata Kepala Desa Dondong, Suratman.

Dia berharap, dengan sistem transparan dan akuntabel ini pihaknya sudah membuktikan kepada masyarakat Desa Dondong bahwa dengan perekrutan 3 perangkat desa yang sudah terlantik merupakan kehedak masyarakat.

“Di mana prinsip pemerintahan saya adalah berbuat jujur kepada masyarakat, tanpa KKN,” tandasnya.

Ketiga perangkat desa terlantik semuanya berasal dari Desa Dondong, yaitu Ali Idris (34) menjadi Kepala Dusun Dondong, Eki Oktaviani (23) menjadi Kepala Dusun Wucil, dan Didik (30) asal Dusun Kedungsari menjadi Kasi Pelayanan.

Suratman mengungkapkan, perangkat yang masih muda-muda ini untuk bisa mengikuti perangkat yang senior.

“Mereka harus aktif, jujur, transparan, dan bisa mengayomi masyarakatnya masing-masing, sehingga bisa bekerja secara profesional dan tidak mendapati masalah karena perbuatan sendiri,” ucapnya.

Kegiatan pelantikan dihadiri Camat Kesugihan, Forkopimcam, tokoh masyarakat Desa Dondong, para kepala dusun, para Ketua RT/RW, dan ibu-ibu kader PKK.

Suratman kembali menegaskan, perangkat yang baru harus bisa bersinergi dengan kepala desa, dan harus bisa lebih aktif dan profesional dalam rangka untuk bersama-sama membangun masyarakat Desa Dondong ke depan agar SDM-nya mapan, unggul, sehingga Desa Dondong lebih maju.

Setelah pengisian perangkat ini, lanjut Suratman, program Desa Dondong ke depan adalah pembangunan tidak melulu fisik namun pembangunan fisik berbasis ekonomi, karena masyarakat Desa Dondong yang notabene para petani mengetahui pentingnya pembangunan ini, yaitu untuk meningkatkan SDM masyarakat sehingga masyarakat akan mudah diarahkan untuk menuju pembangunan non fisik, seperti pelatihan-pelatihan, pemberdayaan-pemberdayaan, kegiatan UMKM, dan lain-lain.

“Hal itu bisa menuju ke masyarakat yang diharapkan yakni masyarakat yang makmur secara ekonomi,” tutup Suratman. (Gal)

Next Post

MOTEKAR inspirasi seorang kaum milenial dalam membangun Desanya

Kam Jan 2 , 2020
MOTEKAR inspirasi seorang kaum milenial dalam membangun Desanya CIANJUR (Banyumas […]
img 20200102 wa0012