Miris! Atlet Berprestasi Kebumen Terancam Gagal Ikuti Turnamen Karena Tak Ada Biaya

img 20200301 wa0021

 

Miris! Atlet Berprestasi Kebumen Terancam Gagal Ikuti Turnamen Karena Tak Ada Biaya

KEBUMEN (Banyumaspos)- Minggu 1/03/2020,Kabar cukup memprihatinkan datang dari dunia olahraga di Kebumen. Pasalnya, dua atlet dari cabang olahraga Karate yang sempat mengharumkan nama Kabupaten Beriman terancam gagal mengikuti turnamen akibat tak memiliki biaya.

Dua atlet kakak beradik itu adalah Asyfaq Ubayyu Azji (10) dan Javier Anugrah Onggowinoto (14). Meski terbilang muda, keduanya terbilang moncer dalam mengukir prestasi di berbagai kejuaraan baik tingkat Kabupaten hingga Nasional. Terbukti, sederet trophy kejuaraan dan piagam penghargaan berhasil mereka bawa pulang.

Namun, ditengah semangat Asyfaq dan Javier dalam melakukan latihan agar terus mengukir prestasi. Kini tampaknya harapan itu mulai memudar dengan keterbatasan biaya untuk mengikuti event turnamen bergengsi perebutan Piala Ketua DPRD Temanggung Cup pada 10-12 April mendatang. “Kalau ditanggung kami dari keluarga yang jelas keberatan. Karena harus memikirkan akomodasi, penginapan dan sebagainya selama tiga hari,” kata Edi Susanto, orang tua Asyfaq dan Javier, Minggu,2 Februari 2020.

Saat Bayumas Pos berkesempatan mengunjungi rumah Asyfaq dan Javier di Jalan Tanimbar No 25, Kelurahan Bumirejo, Kecamatan Kebumen. Kehidupan keluarga pasangan Edi Susanto dengan Erna Sipriana begitu sederhana. Untuk itu, Edi Susanto meminta kepada Pemerintah Kabupaten maupun dinas yang membidangi hal tersebut untuk memikirkan bibit potensial yang dimiliki Kebumen. “Harusnya peka ke arah situ. Masa saya terpaksa muter minta sumbangan ke toko bangunan, kan kurang etis,” ucapnya.

Jika Pemkab tidak dapat mengakomodir kebutuhan atlet dalam mengikuti turnamen, jelas Edi, minimal berkenan menjembatani untuk mendatangkan sponsor melalui dana CSR baik dari BUMN maupun pihak swasta. “Memang dibutuhkan pemimpin yang gila terhadap olahraga, biar hal semacam ini tidak terjadi. Bisa saja misal Pemkab tidak ada anggaran, minimal bisa mencari dari BUMNcontoh Pertamina (red), KAI (red) atau apa,” terangnya.

Diketahui, Asyfaq telah mengantongi delapan piagam hingga tingkat Provinsi. Ia pernah menjuarai Dekan Cup Unsoed Purwokerto, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan akan mewakili Kabupaten ke Provinsi untuk mengikuti salah satu kejuaraan. Sementara, Javier tercatat prestasi paling gemilang yakni pernah menjuarai Kejurnas Karate di Bogor pada 2016 lalu serta menjuarai Piala Bergilir Gubernur Jawa Tengah yang diikuti peserta dari Jawa, Bali dan Sumatera.

Sementara, Javier mengaku optimis dirinya akan membawa pulang kejuaraan apabila diberi kesempatan untuk mengikuti Piala Ketua DPRD Temanggung Cup di di GOR Bambu Runcing Temanggung mendatang. “Kalau nanti bisa, saya optimis menang. Maunya sih juara satu,” kata Atlet Karate yang memiliki 19 piagam kejuaraan itu.

Berbagai latihan fisik terus ia gembleng setiap harinya, untuk persiapan jika nantinya dimungkinkan untuk mengikuti kejuaraan tersebut. Lebih dari itu, pada Maret mendatang ia juga berkeinginan mengikuti kejuaraan yang diselenggarakan oleh Akademi Militer di Magelang. “Persiapan sebaik mungkin dari mulai fisik dan teknik. Lebih intens latihan, baik dirumah atau ditempat lain. Ada undangan lagi di AKMIL, tapi kita kendala biaya juga waktunya terbatas, sebetulnya bagus tapi tidak ada biaya,” pungkasnya. (Lia)

Next Post

Himabisi Peduli Gelar Kampung Bakti di Baturraden

Ming Mar 1 , 2020
Himabisi Peduli Gelar Kampung Bakti di Baturraden Himpunan Mahasiswa Bidikmisi […]
img 20200301 wa0027