Longsor Di Tambang Batu Tewaskan Seorang Warga

 

img 20201101 wa0011

NGAWIBanyumaspos.com

Sukimin (55) tewas tertimbun batu yang longsor di penambangan batu galian manual  di Desa Karanggupito, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi Setiono mengatakan, penambangan batu itu tidak memiliki izin.Menurutnya, hanya 27 lokasi penambangan galian C yang memiliki izin di Kabupaten Ngawi.

Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Kabupaten Ngawi, kata dia, kesulitan menertibkan tambang ilegal.

Para pengelola selalu menghilang ketika dinas Turun kelapangan.
“Yang ilegal kita tidak tahu titik-titiknya, yang tahu saat kita lakukan pengawasan lari semua.Kita dicuekin”, kata Setiono

Saat di tanya longsor yang terjadi hingga menewaskan salah satu warga, Setiono menyebutkan, pengelola tambang itu seharusnya ditindak tegas.
Tambang itu bisa ditutup.Namun, Dinas Lingkungan Hidup menyerahkan sepenuhnya penutupan tambang ilegal, kepada Satuan Polisi Pamong Praja( Satpol PP) Ngawi sebagai penegak peraturan daerah.

“Seharusnya ditutup ya di tutup, Penutupan sebetulnya tidak sulit”, ucapnya.

Sukimin saat beristirahat Dari kegiatan menambang, diatas bukit terseret longsoran material, Dan tewas tertimbun tumpukan batu.(WL)

Next Post

STAF KECAMATAN CIBEBER DAN PARA SEKDES RUTIN SENAM PAGI BERSAMA

Sen Nov 2 , 2020
CIANJUR – Banyumaspos.com Giat Senam pagi jajaran staf dan Satpol […]
img20201102074004