Lima PNS Dinyatakan Reaktif Dalam Rapid Test Massal Gratis

img 20200622 wa0065

Kebumen— (Banyumas Pos) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (PP) Covid -19 Kebumen,menyelenggarakan rapid diagnostic test (RDT) masal gratis untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab Kebumen di Gedung Sekda,Senen 22/06/2020.

Wakil Bupati Arif Sugiyanto didampingi Sekda Ahmad Ujang Sugiono dan Asisten Sekda Hery Setyanto di pagi hari memantau rapid test ASN.

Sekitar 3.190 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kebumen mengikuti Rapid Diagnose Test (RDT) Covid-19) secara massal.Hasilnya,5 PNS dinyatakan reaktif sehingga harus ditindaklanjuti dengan tes SWAB.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Bupati Kebumen Yazid Mahfudz menuturkan, pihaknya menyediakan sebanyak 3.150 alat Rapid. Adapun data hingga pukul 13.30, terdapat lima orang PNS atau ASN dengan hasil Rapid Reaktif.

Dan 5 yang hasilnya reaktif,akan kita tindaklanjuti dengan SWAB, mudah-mudahan hasilnya negatif,jelasnya.

Menurut Bupati, pihaknya akan menghubungi yang bersangkutan melalui nomor ponsel yang dicantumkan peserta saat pendaftaran. Selanjutnya, sembari menunggu uji SWAB, ASN tersebut akan menjalani karantina.
Nanti akan kami tanyakan apa mau karantina mandiri atau karantina di rumah sakit. Tapi belum boleh ke kantor dulu (sebelum hasil SWAB keluar),”ujar Yazid Mahfudz

Kegiatan yang diselenggarakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen itu dipusatkan di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Senin 22 Juni 2020. Rapid test ini dimulai pukul 07.30, sedangkan ribuan ASN yang dirapid test itu berasal dari 26 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk PTT dan tenaga harian lepas (THL).

Bupati Yazid Mahfudz dan Wakil Bupat Arif Sugiyanto juga meneyempatkan memantau langsung acara tersebut. Bahkan Bupati dan istri ikut memeriksakan kesehatannya. Yazid Mahfudz mengatakan rapid test bagi ASN setelah pihaknya menyelenggarakan rapid test di 26 kecamatan, masjid dan pondok pesantren.

Rapid test bagi ASN sebagai upaya pencegahan dan meminimalisasi penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja. “Screening kepada seluruh ASN ini sebagai deteksi dini Covid-19. Apalagi mulai 5 Juni kemarin, seluruh ASN mulai masuk kerja, tidak lagi ada WFH,kata Yazid

Bupati menerangkan, hingga 22 Juni 202 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen telah melakukan rapid test kepada lebih 18 ribu warga. Dari jumlah itu 166 orang dinyatakan aktif. Namun, setelah dilakukan uji swab 3 orang dinyatakan positif Covid-19.

“Kita patut bersyukur dari 166 yang reaktif, setelah kita swab ada 3 positif. Tapi sekarang 2 orang sudah sembuh,” tegasnya.

Sedangkan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kebumen sampai Sekarang tercatat 37 orang.Dari jumlah tersebut 34 pasien telah sembuh, 2 meninggal dunia dan 1 orang masih dalam perawatan. (Lia)

Next Post

Pakar Hukum: Zona WBK dan WBBM di Kejaksaan Langkah Efektif Bagi Pencegahan Korupsi

Sel Jun 23 , 2020
Jakarta – Banyumas Pos Langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) menerapkan zona […]
img 20200623 wa0002