KKN PERPADUAN EMPAT PERGURUAN TINGGI DI DESA BALERAKSA KEC. KARANGMONCOL

img 20200703 wa0030

Purbalingga Banyumas pos 03/07/2020. KKN ( Kuliah Kerja Nyata) itu merupakan pendidikan agar siswa setelah lulus kuliah tidak canggung lagi dalam menghadapi masyarakat

Dan bisa berbaur dengan seluruh masyarakat hingga tahu persis apa yang di butuhkan oleh masyarakat banyak.

Seperti sekarang di dalam menghadapi MEA ( Masyarakat Ekonomi Asia) maka perdagangan bebas, sampai sayuranpun bisa di datangkan dari luar negri.

Kepala Desa Baleraksa Ali Mudawam menyambut dengan baik kepada semua mahasiswa yang KKN di Desa kami.

Karena menjadikan masyarakat kami bisa bertambah ilmunya, baik ilmu pertanian, budaya dan lain-lain.

img 20200703 wa0047

Maka kami harapkan sepulang ade-ade mahasiswa ini ilmunya bisa di manfaatkan dan di terapkan oleh warga masyarakat. Tuturnya.

Dari ke empat perguruan masing menuturkan, sangat seneng bisa berbaur dengan warga masyarakat di Desa Baleraksa,

Hingga kami semua bisa mendapatkan pengetahuan dari warga masyarakat dan kamu juga bisa silang pendapat dengan mahasiswa dari perguruan yang lain.” ungkap
Reza Trisnani, dari Fakultas Teknik Industri, Unsud Purwokerto.

Kita dalam KKN kali ini akan meprogramkan ketahanan pangan, agar supaya masyarakat tidak kekurangan pangan walaupun dalam pengolahan lahan yang sempit, tapi bisa menghasilkan pangan yang sehat,” ucapan
Dyan Rahayu- Ningmas, dari Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Nahdatul Ulama Purwokerto.

img 20200703 wa0033

Prio Pambudi, Teknik Informatika, Universitas Diponegoro Semarang
Juga menuturkan kita akan mecoba memanfaatkan lahan sempit tapi bisa menghasilkan sayuran yang sehat, dengan cara Hidroponik.

Nada Hidayatus Sangadah
Fisika, Universitas Sebelas Maret, menuturkan setelah kita mebikin beberapa program untuk KKN Tematik Covid 19, dalam kegiatan ini kami bikin program jagongan Onlein, sepeti membri pendidikan kepada siwa-siwa SD yang ada di Desa Bakeraksa juga perpustakaan di SD yang ada di Baleraksa.

Juga kita bersama-sama dengan Pemdes Baleraksa juga karangtaruna yang ada di Baleraksa.

Ini semua untuk meningkatkan pengetahuan yang bisa mengagasilkan ketahanan pangan bagi masyarakat.

Mengingat dengan adanya covid 19 kita mencari sayuran yang sehat di pasar juga susah.

Maka kami dengan teman-teman semua sepakat untuk mengembangkan hidroponik dan ternak lele untuk lauknya.

Harapan kami dengan adanya KKN ini masyarakat bisa memanfaatkan lahan yang sempit, tapi menghasilkan minimal buat dikomsumsi sendiri, hingga tidak kesulitan mencari bahan sayuran. Ucapnya. (red Salimun)

Next Post

Cegah Gelombang Kedua Covid-19, Bupati Kebumen Ajak Masyarakat Rajin Olahraga

Sab Jul 4 , 2020
KEBUMEN—(Banyumas Pos)Bupati KH Yazid Mahfudz, menerbitkan surat edaran yang berisi […]
img 20200703 wa0034