KETUA ULAMA DAKWAH SEKNAS DKI HADIRI RAKER PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ANTI NARKOBA

img 20200220 wa0010

img 20200220 wa0011

img 20200220 wa0012

KETUA ULAMA DAKWAH SEKNAS DKI HADIRI RAKER PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ANTI NARKOBA

Jakarta (Banyumas Pos) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia adakan Rapat Kerja Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkotika, menghadirkan Drs.Muhammad Jupri, MM., Direktur Peran Serta Masyarakat (BNN), DR.Achmad Kusyairi, MM., Sekjen. PP Ikatan Dai Indonesia- IKADI, Mediono, SH., Kasi Lingkungan Masyarakat (BNN), masing-masing sebagai nara sumber dan moderator, AKP Rifati. Swiss Belresidences Kalibata. Rabu, 19 Pebruari 2020.

Acara yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan ditutup dengan mengalunkan lagu Bagimu Negeri, adalah bukan yang yang pertama kali karena acara tersebut merupakan upaya Pemerintah agar masyarakat sadar betul akan bahaya narkotika terhadap nyawa manusia. Para narasumber sangat runut dalam menyampaikan materi masing-masing, tidak kalah menarik para peserta pun serius menyimak seluruh paparan setiap materi, sebagai dasar menularkan kepada lingkungan masyarakat masing-masing tentang bahaya narkotika.

Lembaga yang di Pimpin Komjen. Pol. Drs. Heru Winarko, SH., berkantor di Jln. M.T. Haryono No. 11, Cawang, Kramat Jati, dan khusus untuk wilayah DKI Jakarta diemban oleh Tagam Sinaga mempunyai tugas yang tidak ringan.
Karena Indonesia dijadikan target ladang peredaran narkotika Internasional.

Kerjakeras dan kerjasama dengan berbagai pihak, khususnya institusi Polri dan Bea Cukai telah menghasilkan ditangkapnya Bandar dan disitanya barang haram diberbagai daerah serta jumlah yang cukup untuk diapresaiasi.
Ustad H. Rizal Maulana yang hadir sebagai wakil insan relawan Seknas DKI dan Bodetabek tentu dengan serius akan ikut menyingsingkan lengan baju untuk membantu Badan Narkotika Nasional khususnya bidang pencegahan melalui penyadaran bahaya penggunaan Narkoba kepada masyarakat luas tentunya melalui jalur dakwah.

Jungkir baliknya para petugas baik dari lini terbawah sampai dengan lini teratas tidak akan berhasil sesuai harapan tanpa adanya kerjasama antara BNN dan Masyarat. Mengingat masalah Narkoba nampaknya, ada 3(tiga) kubu yang masing-masing pula punya tujuan jauh berbeda. Kubu pertama Bandar Narkoba bekerja keras untuk bisa menguasai pemasaran yang seluas-luasnya dengan harapan akan menghasilkan pundi-pundi yang diharapkan. Kubu kedua, Pemerintah melalui aparatnya dengan pontang panting melindungi agar masyarakat dan bangsa Indonesia tidak hancur karena barang maksiat, Narkoba. Yang mengharap hancurnya mental masyarakat dan bangsa akibat konsumsi narkoba adalah pihak ketiga. Karena dengan kondisi yang sudah hancur tentu pihaknya akan mudah masuk dan menguasai sesuai dengan misinya.

Perhatian Seknas DKI dan Bodetabek dalam program pencegahan penggunaan narkotika melalui kehadiran Ustad H. Rizal Maulana,S.Pdi. Seknas DKI dan Bodetabek di bawah komando Monisyah, S.Sos., selaku Ketua dan Sekjen. John Sinaga, SH.,MH siap berbakti untuk negeri. Kawal Pemerintahan Jokowi-Makruf Amin.(santo).

Next Post

PENERBIT ERLANGGA KERJA SAMA DENGAN IGTK ( PGRI ) JAKARTA TIMUR MENYELENGGARAKAN WORKSHOP " PENINGKATAN KOMPETENSI GURU KREATIF DAN INOVATIF "

Jum Feb 21 , 2020
PENERBIT ERLANGGA KERJA SAMA DENGAN IGTK ( PGRI ) JAKARTA […]
img 20200221 wa0000