JAKARTA TENGGELAM WARGA DALAM KEDUKAAN DAN KEPRIHATINAN

img 20200227 wa0017

JAKARTA TENGGELAM WARGA DALAM KEDUKAAN DAN KEPRIHATINAN

BANYUMAS POS, JAKARTA
Pada pergantian tahun 2020 , seluruh masyarakat berharap dengan tahun baru, mereka berharap ada perubahan kehidupan baik rezeki , kesuksesan karir maupun usaha. Namun apa yang telah dirasakan warga DKI Jakarta dan sekitarnya, baru dua ( 2 bulan ) pergantian tahun sudah merasakan musibah banjir yang ke 5 kali. Datangnya musim hujan yang lebat ( Ekstrim) dengan penataan ruang Resapan yang kurang dan buruknya drainase menyebabkan banjir yang tidak bisa ditolak.
Dalam menghadapi musim hujan yang intensitas tinggi, BMKG jauh hari sebelum memasuki musim hujan sudah memberikan peringatan kepada daerah yang sering TERDAMPAK bencana banjir dan longsor untuk waspada dan melakukan tindakan pencegahan MEMINIMALISIR dampak dari musim hujan yang berintensitas tinggi ( Ekstrim ). Di DKI Jakarta sendiri karena kurang kesiagaan dan kesigapan Pemerintah Daerah dalam menghadapi musim hujan ini, terbukti masyarakat merasakan dan mengalami banjir. Bahkan sebagian besar wilayah Jakarta TERDAMPAK banjir. Dimana pada masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama atau lebih dikenal Ahok banjir hanya dialami warga masyarakat yang ada di bantaran kali dan daerah yang belum dilaksanakan normalisasi.
Pada banjir kali ini seluruh Jakarta yang TERDAMPAK banjir mengalami kerugian harta benda bahkan nyawa. Hujan pada hari selasa tanggal 25 Februari ini, mulai turun lebat sekitar pukul 02.30 hingga pukul 06.00 pagi dengan curah hujan yang lebat secara merata di wilayah Jakarta dan sekitarnya, membuat Ibukota Negara merata mengalami banjir. Bahkan daerah maupun tempat yang jarang mengalami banjir, seperti Istana Negara , RSCM, Stasiun Gambir, sekolah _ sekolah dan daerah sepanjang kali BKT juga mengalami dampak banjir. Di sepanjang kali BKT seolah _ olah tidak yakin akan datang banjir. Karena fungsi dibangunnya BKT tujuannya untuk mengurangi bahkan untuk menghindari dampak banjir. Sejak dibangun tahun 2005 BKT berfungsi sangat maksimal, dimana sepanjang kali BKT tidak TERDAMPAK banjir. Namun apa yang terjadi pada hari Selasa 25 Februari , daerah sepanjang kali BKT tepatnya warga Kelurahan Pulogebang Rw 07 dan Rw 01 TERDAMPAK banjir. Bahkan bantuan dari Pemerintah Daerah belum diterima. Warga berusaha secara mandiri untuk mendapatkan makan, minum dan keperluan lainnya. Tridjoko

Next Post

Kunjungan Kerja Sambil Melestarikan Alam Secara Nyata Dari Kapolres Kebumen

Jum Feb 28 , 2020
Kunjungan Kerja Sambil Melestarikan Alam Secara Nyata Dari Kapolres Kebumen […]
img 20200227 wa0018