H.Bambang Soesatyo,SE.,MBA Memberikan Bantuan 1000 Sembako Di Dapil Kebumen

 

Kebumen—(Banyumas Pos)Bambang Soesatyo,SE.,MBA yang akrab di panggil dengan Bamsut ,politikus handal di kalangan Indonesia yang berangkat dari Partai GOLKAR terus memberikan kepedulianya kepada dapil 7 Kebumen Senen,28/05/2020 di aulau DPD Partai Golkar Kebumen khususnya.

Untuk menjalin kekeluargaan kepada warga anggota tokoh masyarakat dan terhadap masyarakat, secara pribadi Bamsoet juga merasakan apa yang di rasakan rakyat saat ini di karenakan wabah covid-19 belum berakhir .Sehingga dampak dari itu semua penghasilan yang tidak menentu di karenakan ada protokol himbauan yang mesti di jalankan #DiRumahAja ,untuk memutus mata rantai penularan virus Covid- 19 .

img 20200518 wa0036

1000 paket sembako di kirim melalui DPC kebumen dan di terima langsung oleh ketua DPC Partai Golkar Kebumen Hj.Halimah Nurhayati dan Sek.Drs.Lulus T dan Yuniarti W.,S.E.

HJ.Halimah menjelaskan,ini adalah tahap ke 3 (tiga )nya Bamsoet memberikan bantuan.
1000 paket sembako di distribusikan kepada 500 jajaran Partai golkar yang 500 paket di bagikan buat warga masyarakat Kebumen ,yang di berikan kepada pedangang kaki lima ,santri ulama ,kalangan pendidik dan juga lingkungan yang kemarin belum mendapatkan alokasi .
Pembagian paket sembako di berikan langsung kepada sasaran melalui Kecamatan ,tokoh masyarakat ,ketua paguyuban Dan juga ketua Rukun Tetangga ( Rt ),karena untuk menghindari kerumunan masa yang jumlah banyak di Kantor DPC Partai Golkar Kebumen,tandas Halimah

Sebelumnya Ketua MPR RI juga sudah memberikan donasi berupa 10 unit hand sanitizer beserta disinfektan,1000 masker medis, dan 100 alat rapid test serta dana untuk operasional penyemprotan .

Harapanya,Bamsoet berpesan dengan adanya bantuan ini bisa sedikit membantu meringankan karena dampak corona dan juga menjalin kekeluargaan di Jajaran pengurus partai dengan waga masyarakat Kebumen,jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Anggota DPRD dari Partai Golkar Kebumen Yuniarti W.,SE menyampaikan ,bermacam-macam bantuan – bantuan di kebumen terjadi ,di karenakan pengambilan data yang turun langsung dari Kemensos yang data tersebut dari tahun 2015 yang sudah tidak valid dan tidak sinkron dengan daerah ,mestinya per 6 bulan sekali ada pendataan ,sehingga dengan adanya masalah pendataan yang terjadi bantuan tidak tepat sasaran,jelas Yuniarti.

Seharusnya rapat Pimpinan dengan team Gugus Tugas mengacu pada pendataan untuk mencari solusi sebagi catatan .

Batuan bantuan yang sudah di terima warga masarakat kebumen dari DD dan Juga BLTD Kemsos Rp 600.000 masih ada 13 M sekian dari BPS akan di alokasikan kepada masarakat,Kami dengan teman teman dewan sedang dalam pendataan yang bekerja sama dengan Desa-desa ,sehingga dengan adanya data dari desa bantuan akan tepat sasarannya, yang belum mendapatkan batuan sama sekali baik dari pemerintah ,namun dengan adanya himbauan Dari Presiden agar mendapatkan batuan semua ,maka hitung – hitungan untuk mencukupi kuota akan di hitung dari 13 milyar di bagi sama rata sesuai data penerima yang di ambil dari masing masing desa,Ungkap Yuniarti

Dengan adanya banyak bantuan yang masuk ke Pemkab kebumen baik dari APBD ,PMI dan juga BUMD komisi C mempertanyakan Transparasi menggunakan dan mengalokasikan dana bantuan DPRD Kebumen ,sudah melayangkan surat kepada Pemkab terutan kepada ketua Team Gugus Tugas yang saat haru ini belum memberikan jawaban dengan alasan masih dalam tahap proses penghitunga .

Dengan adanya pengadaan ,dari pihak DPRD Kebumen menyerahkan langsung kepada OPD contoh alat Rapid di berikan ke DinKes .
Kebumen di anggap lamban menangani pencegahan covid-19 karena sebelum banyak jatuh korban DPRD sudah memberikan saran kepada Pemkab atau Team Gugus Tugas untuk menganggarkan alokasi untuk pembelian Tes Rapid atau Rapid masal buat 1,3 juta orang.DPRD akan memberikan seluruh anggaran sebagai bentuk cara menjadi solusinya.Sasaran bisa di berikan langsung ke seluruh warga masyarakat pada usia produktif yang biasa keluar rumah di kebumen,dari pada menganggarkan hal-hal yang kurang efektif ,Namun pemkab Team Gugus Tugas tidak merespon itu.Dan di lakukan tes rapid masal baru di lakukan ketika sudah banyak jatuh korban kemarin di pasar temanggungan .

Pemkab kebumen di anggap kurang serius menangani pencegahan virus covid 19 karena di anggap mengeluarkan anggaran Daerah sangat minim dan kecil di banding dengan daerah Lain, jelas Yuniarti. (Red lia)

Next Post

Satu Keluarga Di Panjer Di Rapid Test Dan Salah Satunya Reaktif.

Sel Mei 19 , 2020
  Kebumen—(Banyumas Pos)Ketua RT 1/RW 6 dan bekerja sama dengan […]
img 20200518 wa0041