GENERASI MUDA DEMOKRAT CILACAP GELAR KONSOLIDASI DAN RESTRUKTUR

Cilacap – Generasi Muda Demokrat (GMD) Cilacap menggelar Konsolidasi dan Restruktur periode 2019-2022 di salah satu hotel di Cilacap, Jumat (08/11/2019) sore.

Acara yang diisi diskusi dengan tema Optimasi Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah, ini diawali paparan Harun Arrosyid, Ketua DPC GMD periode 2016-2019.

Anggota DPRD Kabupaten Cilacap dari Partai Demokrat, itu menekankan pentingnya GMD Cilacap menangkap dan menyambut launching Pemuda Tani Milenial oleh Menteri Pertanian baru-baru ini.

“Tangkap itu, sehingga nantinya generasi muda kita bisa menjadi petani yang enterpreneur,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya saat ini telah membentuk kelompok-kelompok tani muda yang nantinya mereka mendapat bantuan pemerintah, dan selanjutnya akan mulai mandiri.

Harun lantas mengklaim bahwa ini merupakan tantangan ke depan bagi GMD, dengan melalui wakil bupati akan menyokong pendanaan tentang ini.

Dia berharap, GMD bisa bergabung dengan pemuda yang lain. “Di 2024 kita ikut exit tolldengan pembongkaran besar-besaran pengembangan pelabuhan dan bandara. Tahun depan peluang meraup proyek PLBC dan PLTU, dimana GMD harus ikut berperan di dalamnya,” tandasnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cilacap, Sudiarto SH saat ditemui menjelaskan, GMD merupakan organisasi sayap Partai Demokrat, sehingga apa yang dikerjakan oleh GMD pasti akan didukung.

“Mereka bisa menjadi suplemen untuk pemilu-pemilu yang akan datang, khususnya Pilkada 2024. Goal-nya ya kemenangan pemilu mendatang. Untuk itu, infrastuktur ranting harus segera dibenahi,” ucapnya.

Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman yang didapuk menjadi keynote speaker (pembicara utama) dalam diskusi tersebut menegaskan, meski GMD merupakan organisasi sayap partai namun harus bersikap intelektual, dimana saat ini kecenderungan mereka berbicara di media atau media sosial, kini harus berani mengubah mindset sebagai pemuda yang punya konsep.

“Buatlah konsep untuk pemerintah, bagaimana sebaiknya daerah ini. Mau dikemanakan, buat konsep yang nantinya diusulkan ke pemerintah. Saya siap menerimanya,” tegas wabup.

Syamsul sejak dilantik menjadi wabup tahun 2017 pernah berjanji kepada Partai Demokrat agar dirinya tidak mengecewakan Partai Demokrat.

Fenomena saat ini, katanya, ketika kepala daerah dilantik, setelahnya semua akan berhadapan dengan KPK. Untuk itu, dia menegaskan bahwa selama menjabat dirinya tidak akan main-main.

“Saya titip sama GMD, jangan cuma bicara di media sosial namun bikin konsep, arahkan pemikiran pemuda ke revolusi industri 4.0, dan harus berani keluar dari zona nyaman,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DPC GMD Cilacap tahun 2019-2022, Mandra Adi Gunawan SKom mengharapkan kepengurusan yang baru ini bisa memberikan konstribusi positif bagi Pemkab Cilacap.

Prioritas ke depan pihaknya akan membenahi struktur kepengurusan dan membentuk kepengurusan hingga ke kecamatan-kecamatan.

Selain itu, segera membentuk tim untuk membahas prioritas yang disampaikan dan akan mengumpulkan semua unsur GMD, khususnya menghadapi program Pemuda Tani Milenial dan membuat konsep untuk pembangunan daerah ke depan. (Gal)

Berita Terkait

Leave a Comment