DPO KASUS PEMBUNUHAN DI PINUS CEBEBER DI BEKUK SATRESKRIM POLRES CIANJUR

img 20200205 wa0004

20200205 092757

DPO KASUS PEMBUNUHAN DI PINUS CEBEBER DI BEKUK SATRESKRIM POLRES CIANJUR

CIANJUR (Banyumas Pos)
Setelah buron hampir empat tahun, pelaku pembunuhan yang terjadi di tahun 2016 di kp.pasir gobang (pinus) desa sukamanah, kecamatan Cibeber.Cianjur akhirnya dibekuk Team Khusus Satreskrim Polres Cianjur

“Pengungkapan dan Penangkapan dua orang Tersangka Daftar Pencarian Orang ( DPO ) hasil laporan warga yang melihat keberadaannya di sekitar jebrod, kecamatan Cilaku selasa 04/02/20 dini hari. Tersangka Sandi alias Bolang(28) dibekuk petugas dari Team Khusus Satreskrim Polres Cianjur tersangka digelandang ke Mapolres Cianjur beserta barang bukti berupa sepeda motor mio dan dua buah HP merk Samsung,” ungkap Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP.Niki Ramdhany.

Pengembangan di lakukan dan terungkap pelaku lainnya yaitu Mitrayana alias Mimit (26) yang menurut pengakuan Sandi alias Bolang yang melakukan pembunuhan bersamanya.

Kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Maret 2016. Awal kejadiannya saat Sandi bersama kedua tersangka lainnya berkumpul dan menenggak minuman keras dengan korban di bengkel tambal ban di sekitar lampu merah kawasan Jebrod, Kecamatan Cilaku sekitar pukul 02.00 WIB. Pada saat berkumpul tersebut, tersangka tersinggung dengan perkataan korban yang tak mau mengakui hutangnya.

Selain itu korban menjalin kedekatan dengan pacar dari tersangka, akan tetapi tidak terjadi keributan. Setelah itu tersangka dan korban hendak pindah tempat ke pangkalan ojek yang tidak jauh dari lokasi awal. Namun di perjalanan, tersangka Bolang merasa tersinggung lagi oleh perkataan korban dan langsung membacok korban dengan golok yang dia bawa dari tempat tambal ban. Setelah terjatuh, korban kemudian dipukul dan ditendang oleh kedua tersangka lainnya hingga tidak berdaya.

Untuk menghilangkan jejak, para pelaku membawa korban ke Jalan Raya Cibeber dan dibuang di pinggir jalan. Pada akhirnya jasad korban ditemukan beberapa hari kemudian.

“Jadi motifnya, tersangka sakit hati kepada korban karena sering menghina dan merendahkan tersangka, serta ada kedekatan dengan pacar tersangka,” ungkap Kasat Reskrim Polres Cianjur.

Keduanya dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.(red.taufik winata)

Next Post

TARMUJI TERPILIH SEBAGAI KETUA POKDAR KAMTIBMAS KABUPATEN CILACAP SECARA AKLAMASI

Rab Feb 5 , 2020
TARMUJI TERPILIH SEBAGAI KETUA POKDAR KAMTIBMAS KABUPATEN CILACAP SECARA AKLAMASI […]
img 20200205 wa0005