Dinkanak Banyumas Gandeng BRPI Untuk Bangkitkan Produksi Gurami

img 20200304 wa0000

Dinkanak Banyumas Gandeng BRPI Untuk Bangkitkan Produksi Gurami

Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas bersama Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI) Sukamandi sebagai Pusat Riset Perikanan Budidaya, Kementrian Kelautan dan Perikanan, akan berkolaborasi mengembangkan Desa Inovasi Gurami Unggul Hasil BRPI. Untuk memastikan kesiapan Dinkanak, Kepala BRPI Sukamandi bersama robongan berkunjung ke BBI Pandak dan kelompok budi daya ikan Mina Usaha di Desa Karangsalam Kecamatan Kedungbanteng Selasa (03/02/2020).

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banyumas, Ir. Wisnu Hermawanto, MP mengatakan bahwa Banyumas telah dikenal sebagai sentra budidaya Gurami, yang mampu menyumbangkan sekitar 20% produksi Gurami di Provinsi Jawa Tengah yang menjadikannya sebagai penyumbang terbesar produksi Gurami Nasional. Produksi Gurami di Kabupaten Banyumas mengalami permasalahan penurunan produksi yang disebabkan karena kematan induk-induk yang dimiliki oleh Masyarakat. Sekitar 2 juta jumlah induk mati selama kurun waktu 2017-2018

“Terbanyak di Desa Beji, Kecamatan Kedung Banteng, karena tingkat mortalitas dari induk Gurami sangat tinggi yakni diatas 70%,” katanya

Hal yang sama dialami oleh Pokdakan Mina Usaha Desa Karangsalam Kidul, Kedung Banteng, yang biasanya mampu menghasilkan 600 ribu butir telur Gurami per bulan, saat ini hanya mampu sekitar 60 sampai 100 ribu butir saja. Pokdakan yang diketuai Kusnan itu pernah meraih kejayaan karena menghasilkan telur-telur gurami untuk memasok kebutuhan benih sampai ke pulau Sumatera.

Tentunya hal ini menyebabkan menurunnya produksi benih yang disebabkan keterbatasan jumlah induk. Sehubungan dengan hal tersebut Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI) mempunyai tanggung jawab untuk mencari solusi terhadap keadaan di atas.

“Kami berkunjung ke BBI Pandak dan masyarkat pembudidaya Gurami untuk memberikan alternatif komoditas Gurami Unggu.lkan hasil hibird gurami unggul BRPI telah diuji dan menunjukkan keunggulan pertumbuhan 17-26 % lebih cepat dan memiliki ketahanan terhadap penyakit yang lebih baik,” kata Kepala BRPI Sukamandi Dr. Joni Haryadi.D, M.Sc

Menurutnya ikan Gurami unggul tersebut siap membangkitkan kembali produksi ikan Gurami di Banyumas. Penyediaan benih sebagai inputan utama pada usaha pembesaran ikan Gurami akan dipenuhi dengan peggunaan ikan Gurami Hibrida Unggul yang dinamakan Gurami Bima. Diharapkan dengan menggunakan gurami unggul, usaha masyarkat dapat bangkit dan berkembang kembali.

Tri Susilowati, SE kepala Balai Pengembangan Budidaya Air Tawar Pandak mengatakan BBI Pandak dilengkapi sarana pembenihan, pendederan dan pembesaran ikan Gurami dengan total luas lahan 2 Ha, dimana 1,4 Ha area perkolaman siap mengembangkan Ikan Gurami Hibrida Unggul hasil riset pemuliaan di BRPI.

“Kami siap bekerja mengembangkan Gurami Unggul, karena ikan Gurami unggul sangat dinantikan oleh masyarakat, apalagi setelah kejadian kematian induk gurami yang masal,” katanya. (Lia)

Next Post

GELAR PRESIDIUM RAKYAT MENGGUGAT KYAI RIZAL ASYIK KETUA BIDANG DAKWAH SEKNAS JOKOWI DKI AJAK PESERTA AKSI DAMAI (MAHKAMAH AGUNG) PERANGI INTOLERANSI

Rab Mar 4 , 2020
GELAR PRESIDIUM RAKYAT MENGGUGAT KYAI RIZAL ASYIK KETUA BIDANG DAKWAH […]
img 20200304 wa0002