DALAM RANGKA HUT KE 62 PENSIUNAN KARYAWAN PERTAMINA ADAKAN ZIARAH KE MAKAM PENDIRI PERTAMINA DR. IBNU SUTOWO

Jakarta (Banyumas Pos) – Di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Rabu, 18 Desember 2019, Pensiunan Karyawan Pertamina yang tergabung dalam Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) dipimpin Binsar Effendi Hutabarat melaksanakan Ziarah di makam Letjen (Purn) AD, Prof. Dr. Ibnu Sutowo, Pendiri Pertamina.

Prosesi Tabur bunga diawali Penghormatan Kehadiran di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama, dirangkai dengan Sambutan dari Binsar Effendi Hutabarat, sebagai Ketua, dan doa yang disampaikan oleh Ustad Drs. Abdul Rosjid.

Dalam kata sambutannya ditegaskan oleh Binsar Effendi Hutabarat bahwa, Pertamina kemungkinan tidak akan ada kalau tidak ada Ibnu Sutowo.
Saat itu kilang manyak Pangkalan Brandan Sumatra Utara sudah hancur lebur akibat agresi Militer II.
Karena Pemerintah dalam situasi kesulitan modal dan saat itu dalam pengusaan TNI AD, oleh seorang Menteri agar diserahkan kepada Perusahaan minyak BPM, milik kolonial Belanda, lanjut Binsar. Namun seruan Presiden Soekarno (Bung Karno), membangkitkan jiwa nasionalis Masyarakat Pangkalan Brandan melalui petisi Masyakat menolak kilang minyak Pangkalan Brandan diserahkan ke BPM.

Dengan semangat kebangsaan TNI AD dengan modal terbatas, Ibnu Sutowo menerima titah KSAD Haris Nasution dan memenuhi komando Bung Karno, lambat tapi pasti eksplorasi kilang yang sudah berantakan membuahkan hasil crude oil yang dikapalkan ke Jepang. Berkat kepiawian deplomasi Ibnu Sutowo.

Pengapalan ke Jepang yang merupakan hasil perdana oleh Ibnu Sutowo dibarter dengan meminta Kapal Tanker, yang diberi nama Permina I dan II. Dari situlah Ibnu Sutowo berhasil mengelola Kilang minyak Pangkalan Brandan, dan mendapatkan modal.

Dalam perkembanganya dapat menyetokan dana ke Kas Negara, yang itu baru 12 tahun Indonesia merdeka.
Minyak dan gas bumi (Migas) yang merupakan kekayaan sumber daya alam yang dikelola menjadi cabang produksi fital dan dikuasai oleh negara dan merupakan hajad hidup orang banyak yang hasilnya sebanyak-banyaknya untuk kemakmuran rakyat. Itulah roh dan jiwa lahirnya pertamina, 10 Desember 2019, ungkap Binsar Effendi Hutabarat, Ketua eSPeKaPe yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina dan Pengawas Mabes Laskar Merah Putih mengakhiri sambutannya.

Acara tabur bunga dilakukan dimakam Letjen (Purn) AD Prof.DR. Ibnu Sutowo dan istri yang berada disebelah kanannya.(santo/seknas dki)

Next Post

POLRES CIANJUR MENGAJAK 340 SISWA DAN SISWI NOBAR FILM "SANG PRAWIRA"

Kam Des 19 , 2019
Banyumas Pos Cianjur(18/12) Polres Cianjur mengajak pelajar sekolah SMK dan […]