Celah Masuk Pendatang Dipersempit, Jalan Tikus Menuju Banyumas Di tutup

img 20200508 wa0008

Celah Masuk Pendatang Dipersempit, Jalan Tikus Menuju Banyumas Di tutup

Banyumas—(Banyumas Pos)Demi menekan penyebaran Virus Corona (COVID-19), Pemerintah Kabupaten Banyumas mempersempit celah bagi pendatang dari luar yang hendak memasuki wilayahnya. Jalur-jalur tikus mulai ditutup dan kawasan perbatasan diperketat pengawasannya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan, petugas pos perbatasan terus meningkatkan pengawasannya. Penyekatan dilakukan agar orang yang masuk wilayah Banyumas dalam kondisi aman dan sehat.

“Seluruh kendaraan selama dua puluh empat jam dijaga dan diperiksa dengan rekayasa lalu lintas, sehingga tidak ada yang lolos tanpa pemeriksaan. Setiap penumpang diukur suhu tubuhnya dan kendaraan disemprot disinfektan,” kata Agus dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (5/5/2020).

Ada empat pos penyekatan yang didirikan di jalur masuk Banyumas, meliputi pos jaga Tambak, Sokaraja, Wangon, dan Ajibarang. Setiap posko dijaga selama 24 jam dengan petugas yang dibagi 3 shif

“Dengan didukung oleh Polresta Banyumas, Dishub melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas tingkat kecamatan dan desa untuk memonitor jalur tikus atau jalur alternatif yang ditengarai bisa dipakai pemudik masuk ke Kabupaten Banyumas,” ujar Agus.

“Mereka diminta melarang mobil travel atau mobil dari luar kota melewati jalur tikus, dan diminta putar balik untuk masuk, melalui posko perbatasan yang dijaga oleh petugas gabungan agar terpantau,” kata Kadishub menambahkan.

Di jalur utama, selain dicek suhu tubuh dan diperiksa apakah pengendara atau penumpang telah menerapkan pembatasan jarak, dilihat pula apakah masing-masing dari mereka mengenakan masker atau tidak. Bagi yang tak memakai diperintahkan untuk balik arah.

Hal tersebut terus dilakukan agar penyebaran Virus Corona dapat ditekan dan mengantisipasi terjadinya kasus penularan baru. “Semua orang ditanyai berasal dari mana, tujuan ke mana dan apabila mereka berasal dari daerah PSBB langsung dibawa ke tempat Karantina Massal di GOR Satria,” pungkasnya.(lia)

Next Post

Jumat Berkah, Persit KCK Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Berbagi Kasih Sesama

Jum Mei 8 , 2020
Jumat Berkah, Persit KCK Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Berbagi […]
img 20200508 wa0014 800x534