Bupati Kebumen Buka Sosialisasi Program Getok Tular Desa

img 20200813 wa0041

KEBUMEN—(Banyumas Pos)Bupati KH Yazid Mahfudz, membuka sosialisasi Program Getok Tular Desa (Gerakan Keterbukaan Informasi Publik di Desa) di Ruang Arungbinang, Kamis, 13 Agustus 2020. Sosialisasi yang dilakukan
secara virtual itu diikuti oleh para camat dan para kepala desa.

Turut hadir di Ruang Arungbinang, Plt Asisten Sekda Y Rini Kristiani, Staf Ahli Bupati Amin Rahmanurrasjid, Kepala Dispermades P3A Frans Haidar dan sejumlah pejabat lainnya.

Bupati mengatakan era saat ini menuntut pemerintah untuk semakin transparan dan terbuka. Kondisi masyarakat saat ini sangat ingin mengetahui informasi apa saja di desa. Keterbukaan informasi menjadi suatu keharusan.

“Tidak boleh lagi ada yang ditutup-tutupi, masalah data agar kades harus dibuka kepada masyarakat,” kata Yazid Mahfudz, dalam sambutannya.

Hal ini sesuai dengan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Sebagaimana dituangkan pula dalam Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 tahun 2018 tentang Standar Layanan Informasi Publik
Desa.

Menurutnya, penggalakan keterbukaan informasi publik perlu dilakukan. Sebab desa mengelola anggaran yang berasal dari Dana Desa (DD). Sehingga desa termasuk Badan Publik yang legal dan bertanggung jawab
memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Tantangannya adalah masih ada Pemerintah Desa yang belum terbiasa memposisikan diri sebagai Badan Publik, bahkan banyak orang takut dengan keterbukaan,” ujarnya.

Adanya keterbukaan, lanjut Bupati, akan menciptakan ketenangan dan kenyamanan. Artinya dengan keterbukaan akan mengeliminasi kedatangan pemohon informasi. Sebab informasi itu sendiri sudah tersedia dan mudah
diakses oleh siapa saja.

img 20200813 wa0040

Ia menambahkan, keterbukaan informasi akan meminimalisir masalah-masalah yang terkait dengan sengketa informasi. Adanya transparansi dan akuntabilitas desa, terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik. Akselerasi
pemberantasan KKN, serta optimalisasi perlindungan hak-hak masyarakat terhadap pelayanan publik.

“Saya ingin mengingatkan bahwa kita selaku aparat pemerintah, baik ditingkat kabupaten, kecamatan, dan desa, sejatinya bertugas untuk selalu memberikan pelayanan publik yang terbaik,” tandasnya.(lia)

Next Post

Student English Forum Unsoed Buka Kelas Bahasa Inggris Online Gratis

Jum Agu 14 , 2020
Purwokerto–(Banyumas Pos)Dalam rangka mengisi kegiatan ditengah masa pandemi ini, UKM […]
img 20200813 wa0043