Banjir Di Purbalingga PULUHAN HEKTAR AREAL TANAMAN PADI, SAYURAN DAN BUAH TERGENANG PURBALINGGA

img 20201203 wa0057

Purbalingga –  Banyumaspos.com

03/12/2020. Hujan yang mengguyur Kabupaten Purbalingga beberapa hari terakhir menyebabkan beberapa sungai besar meluap. Luapan sungai Klawing dan Serayu tersebut menyebabkan terjadinya genangan di lahan lahan pertanian, bahkan masuk ke pemukiman warga.

“Kepala Dinas Pertanian Purbalingga, Mukodam, SPt menginstruksikan kepada jajaran BPP Kecamatan dan penyuluh pertanian di wilayah terdampak untuk melakukan pendataan dampak banjir terhadap lahan pertanian.

“Berapa luas yang terendam, berapa luas standing crop yang terendam, menjadi rusak dan gagal panen.

Hasil pantauan di lapangan oleh para penyuluh, untuk Kecamatan Kaligondang terdapat dua desa yang terdampak banjir yaitu Desa Penolih dan Desa Cilapar, berupa lahan sawah sedang dalam pengolahan dan persiapan pembuatan persemaian.

img 20201205 053839

“Di Desa Penolih luas lahan pertanian yang tergenang kurang lebih 64 hektar, sedangkan Desa Cilapar 20 hektar.
Di Kecamatan Kemangkon hampir semua desa terdampak.

Kepala BPP Kecamatan Kemangkon, Nanieq Istikomah, SP menjelaskan bahwa ada 18 desa dari 19 desa di Kecamatan Kemangkon yang terdampak banjir.

“Sedangkan tanaman budidaya yang dominan terendam adalah Padi, sayuran dan buah buahan.
Hasil sementara pemantauan lapangan, lanjut Nanieq, sampai pukul 13.00 WIB dapat dirinci sebagai berikut :
1) Desa Senon, luas tegalan terendam 30 ha dengan tanaman dominan Kedelai Hitam lokal umur 30-40 HST dan 5 Ha tanaman Jambu Kristal, Pepaya dan Singkong.
2). Desa Sumilir
Padi varietas dominan Logawa, Situbagendit, Inpari 42 umur sekitar 3-14 HST dengan luas sawah tergenang 121 Ha.
Tegalan48 ha (porang,jambu kristal,pepaya,cabai,jagung,terong)
3). Desa Majatengah
Lahan Pesemaian untuk tanaman Padi seluas 1 Ha
4). Desa Kedunglegok
Lahan pesemaian untuk tanaman Padi seluas 1 ha
5). Desa Kedungbenda
Lahan sawah yang ditanami padi seluas 42 Ha umur 7 HST varietas dominan Inpari 32 dan Mekongga, lahan tanaman Kedelai 3 Ha,
tanaman Jagung seluas 6 ha, tanaman Cabai seluas 1 ha, tanaman Pepaya dan Jambu Kristal seluas 2 ha.
6). Desa Kalialang
Tanaman Padi seluas 10 ha, lahan persemaian untuk 150 Ha dan
tanaman Jagung seluas 5 ha
7). Desa Jetis
Tanaman Jagung seluas 30 ha (tegalan), tanaman Padi 15 ha
dan lahan pesemaian padi untuk 22 ha
8). Desa Karangkemiri
Lahan pesemaian untuk tanaman Padi 100 ha.
9). Desa Toyareka
Lahan tanaman Padi seluas15 Ha dan lahan pesemaian padi untuk 5 Ha
10). Desa kemangkon
Tanaman Jagung seluas 30 Ha (tegalan) dan lahan pesemaian Padi untuk 40 Ha
11). Desa Pegandekan
Lahan pesemaian untuk tanaman padi seluas 50 Ha
dan tegalan seluas 15 Ha (Jambu Kristal, Pepaya, Kedelai, Jagung, Terong dan Cabai)
12). Desa Karangtengah
Tanaman Padi seluas 3 Ha dan lahan pesemaian untuk tanaman Padi seluas 160 Ha.
13). Desa Pelumutan
Lahan persemaian untuk tanaman Padi seluas 30 Ha
14). Desa Gambarsari
Tanaman Padi seluas 25 Ha (umur 1-15 HST)
15). Desa Bakulan
Tanaman Padi seluas 10 Ha (termasuk Padi Gaga)
16). Desa Bokol
Lahan persemaian untuk tanaman Padi seluas 1 Ha
17). Desa Majasem
Tegalan dengan tanaman Jagung seluas 2 Ha
18). Desa Muntang
Tanaman Jagung selua 2 Ha (tegalan), dan lahan persemaian untuk tanaman Padi seluas 62 H.

img 20201205 053814

“Sementara itu Traktor Roda 4 (Jhon Deer) milik Brigade Alsintan juga turut berperan aktif dalam pembagian logistik yang disediakan dapur umum. Rodanya yang besar mampu takut mesin mati. ( red Fajar Nur)

Next Post

Pangdam III/Slw : TNI 100 Persen Memegang Teguh Netralitas dalam Pilkada

Sab Des 5 , 2020
CIANJUR – Banyumaspos.com Pangdam III/Slw, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto […]
img 20201204 wa0088