AKU DI SINI DAN TETAP AKAN DI SINI ADALAH TEKAD DAN SEBUAH SINYAL

Jakarta (Banyumas Pos)

Kita tentu pernah mendengar dalam salah satu pernyataannya Jokowidodo katakan Aku Di Sini dan Akan Tetap Di Sini, adalah ungkapan sebuah tekad dan tanggung jawab seorang Kepala Pemerintahan yang berjuang dan tetap akan berjuang, bekerja keras bersama aparatnya yang setia dan tulus demi bangsa dan negaranya, ternyata tetap banyak terpaan nyinyir yang menyerangnya.
Perilaku nyinyir ini anehnya tidak hanya dilakukan oleh mereka yang jelas-jelas menyatakan dirinya sebagai oposisi tapi bekas orang terdekatnyapun tega menabok dari belakang. Walau seolah-olah bak orang jawa yang ramah dan halus.
Di balik sebuah tekadnya yang tegas juga mengandung sinyal yang harus segera ditangkap oleh para Relawan dan pengukung setia Pendukung Jokowidodo-Makruf Amin. Jangan adem ayem karena sudah menikmati kursi empuk. Walau dengan modal memaksa walau tak bisa apa-apa.
Sebetulnya pernyataan-pernyataan para Relawan dan Pendukung harus segera diwujudkan agar betu-betul Jokowi tidak sendiri.

img 20200525 wa0002

Sebagai pendukung dan pejuang sekaligus Pengawal Pemerintah harus paham perilaku para opotunis akhir-akhir ini perlu diwaspadai mulai adanya Covid 19, penghapusan hak amnestinya Bahar Smit hingga pria berjubah putih.
Tidak peduli wabah yang menyengsarakan rakyat, Covid 19 dimanfaatkan sebagai kendaraan mewah ambisinya menuju 2024. Dengan mecari Panggung untuk mendapatkan tiket Pemimpin terzolimi dengan gerbong yang bermuatan para juru masak hoax dan juru olah provokasi.
Pelanggar yang jelas-jelas menabrak aturan PSBB mentang-mentang berjubah putih dan berjenggot dianggap yang punya negara yang harus dibela dengan senjata agama. Ini karya juru masak yang bisa menghidangkan menu penzoliman.
Ya Alloh Yang Maha Benar, lindungi umat pilihanmu yang sedang berjuang keras menjalani amanah umatmu.

Sudah saatnya para pendapuk Relawan, Pendukung dan Organ yang berjumlah ratusan bahkan ribuan dibawah bendera masing-masing tetaplah menjadi benteng terdepan bersama TNI – POLRI jaga keutuhan Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD ’45, NKRI harga mati.
Dan tetap tunjukkan sebagai Pengawal Pemerintahan Jokowi yang bercirikan Santun dalam tutur dan langkah, Agamis yang selalu menebarkan Rasa Cinta Kasih, Bersikap tidak melampaui Kuasa Alloh SWT, Tuhan Yang Maha Esa dan Tetap Rendah Hati.

img 20200525 wa0001

Sekiranya kita sebagai elemen bangsa yang mengklaim demi rakyat Indonesia, marilah kita bersatu padu, bergotong royong membangun bersama untuk kemakmuran rakyat Indonesia dan Kebesaran Negara Republik Indonesia dengan tidak selalu memancing keresahan dan kekawatiran karena kita sedang prihatin bersama menghadapi Covid 19.
Damai itu indah, dan tetap Santun.(santo).

Next Post

Posko Covid 19 Desa Bantarbarang Masih Tetap Semangat

Sel Mei 26 , 2020
  Purbalingga –  Banyumas Pos 26/05/2020. Dari awal berdirinya posko […]
img 20200526 wa0025